Video AI Catut Sri Sultan Beredar, Pemda DIY Beri Peringatan
Pemda DIY mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya video AI yang mencatut Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diduga bermuatan penipuan.
Warga menghalai sinar Matahari yang menyinari muka saat Matahari bersinar terik di musim kemarau./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi memperkirakan hujan akan kembali mengguyur Jogja dan sekitarnya di wilayah DIY, setelah 15 Maret 2023.
BACA JUGA: BMKG: Panas di Jateng Tak Ada Hubungan dengan Erupsi Gunung Merapi
Belakangan ini cuaca DIY sangat panas meski masih musim hujan. Salah satu penyebab berkurangnya intensitas hujan di wilayah DIY adalah karena adanya pola tekanan rendah di Utara Papua. Alhasil, ini menyebabkan pola konvergensi bergeser ke perairan Utara Jawa, sehingga mengurangi massa uap air hujan di wilayah DIY.
"Untuk wilayah DIY potensi hujan akan kembali terjadi setelah di atas tanggal 15 [Maret] dengan intensitas ringan hingga sedang," katanya kepada harianjogja.com, Senin (13/3/2023).
Potensi hujan terjadi pada siang hingga sore, serta menjelang malam hari. Khususnya di wilayah Sleman, Kulonprogo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. Menurutnya peningkatan curah hujan pada 15 Maret 2023 akan merata di seluruh wilayah DIY.
BACA JUGA: Abu Merapi Tidak Turun di Jogja dan Malah Menyebar ke Magelang Hingga Wonosobo, Ini Penyebabnya
Masyarakat perlu waspada pada Maret hingga Mei 2023 karena wilayah Jawa, khususnya DIY, akan memasuki masa pancaroba atau peralihan. Di masa pancaroba ini, potensi cuaca ekstrem sangat besar.
"BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memperkirakan potensi terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan sedang-lebat disertai kilat atau petir, angin kencang, hujan es, dan angin puting beliung dapat terjadi pada masa peralihan ini," ucapnya.
Romadi menegaskan kondisi panas beberapa hari ini tidak ada kaitannya dengan aktivitas erupsi Gunung Merapi.
"Cuaca terik dipengaruhi oleh kelembaban perlapisan 700 milibar sampai dengan 500 milibar. Ini sangat kering hingga mencapai 30 persen, sehingga sinar Matahari langsung menembus permukaan bumi. Sampai di permukaan Bumi, sinar Matahari kembali dipantulkan kembali ke atmosfer," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya video AI yang mencatut Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diduga bermuatan penipuan.
Kejagung menggeledah enam lokasi terkait kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk kantor Don Ritto dan empat korporasi.
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.
Mabes Polri memastikan pusat perekonomian nasional tetap aman dan kondusif melalui intelijen, patroli siber, serta pemantauan DORS.
Prabowo mengapresiasi Thailand yang membantu pemulangan hampir 1.000 WNI korban online scam. RI dan Thailand perkuat kerja sama keamanan.
STAR FM merayakan HUT ke-17 dengan tema LIM17LESS Beyond the Wave sebagai komitmen bertransformasi menjadi media multiplatform.