Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Seorang pengendara motor melintas di jalan wisata Goa Pindul di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo yang mengalami kerusakan, Senin (27/3/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, mengeluhkan jalan menuju objek wisata Gua Pindul yang rusak parah. Mereka berharap jalan segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengendara.
Lurah Bejiharjo, Sigit Heru Wibowo, mengatakan jalur wisata ke Gua Pindul rusak parah. Sisi barat maupun timur menuju destinasi wisata rusak.
Meski demikian, kalurahan tidak bisa berbuat banyak karena status jalan merupakan milik Pemkab Gunungkidul.
“Yang berhak memperbaiki adalah pemkab. Kami juga sudah berkoordinasi dengan anggota DPRD agar menyuarakan aspirasi kami,” katanya, Senin (27/3/2023).
Sigit menjelaskan jalur wisata rusak karena kontur tanah yang labil. Jalan tersebut juga banyak banyak dilewati oleh bus pariwisata maupun truk yang penuh muatan batu keprus.
“Hampir setiap hari dilalui kendaraan berat. Jadi banyak jalan yang bolong-bolong menuju wisata Pindul,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ribuan Warga Bantul Demo Jalan Rusak Patuk Dlingo, Ini Respons Pemda DIY
Dia berharap pemkab segera memperbaikinya karena jalan ini masuk jalur strategis untuk pengembangan wisata.
“Kalau jalannya rusak, risiko kecelakaan jadi semakin tinggi,” katanya.
Sigit menambahkan sudah ada upaya menambal lubang menggunakan batu keprus. Namun, usaha itu tidak berhasil.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Putro Saptoyo Wahyono mengatakan jalan di kawasan wisata Gua Pindul di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, memang rusak. Meski demikian, kemampuan anggaran pemkabmasih terbatas sehingga perbaikan harus menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat.
Menurut dia, DPUPRKP Gunungkidul sudah mengajukan usulan perbaikan jalan melalui dana inpres daerah. “Sudah diusulkan dan informasinya disetuju. Mudah-mudahan benar dan bisa direalisasikan di tahun ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Hakim menolak perlawanan Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Sidang perkara akan dilanjutkan pada 1 September.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.