ISI Jogja Buka Jalur Mandiri 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya
ISI Jogja membuka jalur Mandiri 2026 dengan kuota 552 mahasiswa. Kuota penerimaan masih berpeluang bertambah dari sisa SNBT.
Mobil rombongan keluarga yang tak kuat menanjak di jalur Cinomati, Kamis (5/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul mengaku telah menyiapkan strategi dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2023 mendatang. Ratusan petugas akan disiagakan pada H-7 dan H+7 Lebaran lantaran diprediksi arus lalu lintas akan signifikan.
Kepala Dishub Kabupaten Bantul Singgih Riyadi mengatakan, ada sejumlah pos pengamanan yang nantinya akan didirikan menyambut Lebaran 2023. Petugas gabungan nantinya akan siaga di pos tersebut untuk pengamanan Lebaran sekaligus melakukan rekayasa laku lintas.
BACA JUGA : Tol Jogja Solo Dibuka: Arus Mudik dari Solo, Arus Balik dari Arah Jogja
"Ada 751 personel yang akan kami terjunkan. Semangat piket secara bergilir dan bergantian," kata Singgih, Kamis (30/3/2023).
Menurut Singgih, pengamanan arus mudik Lebaran nantinya akan dibagi menjadi dua yakni arus mudik dan arus balik. Petugas gabungan sudah akan bersiap pada H-7 Lebaran menyambut arus mudik, kemudian pada arus balik petugas juga akan siaga pada H+7 Lebaran mendatang.
Untuk menghadapi kepadatan lalu lintas saat lebaran 2023, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul akan persiapkan pengamanan di sejumlah pos pantau. Ratusan personil akan dikerahkan dalam menghadapi lebaran sejak H-7 hingga H+7.
"Sebelum Lebaran nanti akan kami prioritaskan terlebih dahulu kendaraan pengangkut bahan pokok. Sementara saat Lebaran kendaraan berbadan lebar akan kita batasi agar arus lalu lintas lancar," katanya.
BACA JUGA : Sebelum Arus Mudik, Bupati Pastikan Jalur di Sleman Bebas Lubang
Dijelaskan Singgih, pada H-7 Lebaran pengamanan arus lalu lintas akan difokuskan pada jalur mudik yang memasuki wilayah Kabupaten Bantul antara lain di pos induk Gabusan, Srandakan, Klangon Sedayu, Piyungan, dan TPR (Tempat Pemungutan Retribusi) Parangtritis.
"Kemudian pada H+7 lebaran kami akan menambah 5 pos pantau yang fokuskan pada pengamanan jalur-jalur pariwisata,"ungkapnya.
Selain itu, Dishub Bantul nantinya juga akan mendirikan pos pantau di Hutan Pinus Mangunan, Puncak Becici, Pinus Pengger, jalur Cinomati, dan Jembatan Kretek II. Sementara pada jalur Cinomati yang merupakan titik rawan kecelakaan personel yang ditempatkan di sana nantinya ditugaskan untuk mengalihkan kendaraan ke jalur lain.
“Khusus Cinomati kami akan berlakukan seperti tahun sebelumnya, kendaraan akan dilarang karena terlalu berisiko,” ujarnya.
BACA JUGA : Berencana Mudik lewat Sleman? Ini Dia 3 Jalur Rawan
Singgih menambahkan, adapun jalur yang diprediksi rawan terjadinya kepadatan lalu lintas saat Lebaran nanti berada di Jalan Parangtritis dan Jalan Wonosari. Dishub Bantul nantinya akan memanfaatkan keberadaan Jembatan Kretek II yang sudah dibuka untuk memecah kepadatan arus.
“Jembatan Kretek II sangat membantu untuk pengalihan jalur mudik dan arus balik, makanya kami beri pos pantau disitu juga,” pungkas Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ISI Jogja membuka jalur Mandiri 2026 dengan kuota 552 mahasiswa. Kuota penerimaan masih berpeluang bertambah dari sisa SNBT.
Panduan lengkap agenda wisata dan hiburan Jogja Juni 2026. Info jadwal perhelatan Keroncong Plesiran Prambanan, ARTJOG, konser Nadin Amizah, hingga Jogja Marath
Polda DIY menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 2 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 2 Juni 2026. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.