Advertisement

Dari Sorosutan, Suparjo Sumbang Paru-Paru untuk Kota Jogja

Anisatul Umah
Rabu, 05 April 2023 - 23:27 WIB
Budi Cahyana
Dari Sorosutan, Suparjo Sumbang Paru-Paru untuk Kota Jogja Penyerahan sertifikat tanda daftar varietas lokal duku asli Nitikan. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAPenghijauan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kelurahan Sorosutan, Kota Jogja. Lurah Kelurahan Sorosutan, Muhammad Zulazmi, mengatakan luas wilayah Sorutan sekitar lima persen dari Kota Jogja sehingga melalui penghijauan, Sorosutan bisa menyumbang produksi oksigen untuk Kota Jogja.

"Jargon kami Sorosutan Paru-Paru Jogja [Suparjo), jadi ketika banyak vegetasi di Sorosutan maka produksi oksigen pun akan meningkat," paparnya, Rabu (5/4/2023).

Penghijauan di Sorosutan salah satunya melalui budidaya duku asli Nitikan. Dia bercerita mulanya saat menjalankan program penghijauan dicarilah vegetasi lokal, yang kemudian bisa menjadi brand Sorosutan.

"Ketemu duku Nitikan ini, yang sudah lama dikenal dan ternyata jumlah pohonnya semakin hari semakin berkurang. Data terakhir 17 pohon yang masih terdaftar ada di Kampung Nitikan," jelasnya.

Sehingga selain penghijauan, ada juga konservasi pada vegetasi khas yang ada di Sorosutan. Berbagai data dikumpulkan dan dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait. Baik dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Kementerian Pertanian.

Pada Februari 2022, dimulailah proses penelitian pada varietas ini. Penelitian dilakukan mulai dari batang, daun, buah, dan bunga. Namun karena pada 2022 sudah berbuah, maka penelitian pada bunga dilakukan pada musim berikutnya di 2023.

"Setelah diteliti, dari batangnya beda, dari buahnya beda, dan bunganya beda. Ada beberapa indikator, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional akhirnya diteliti dan menghasilkan sebuah pengakuan bahwa duku Nitikan adalah duku yang khas. Kemudian terdaftar di Kementerian Pertanian," paparnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, dari tingkat kemanisan buah ini duku Nitikan sangat manis. Duku ini bernama duku asli Nitikan. "Kulitnya tipis, getahnya minimalis, rasanya manis."

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jadwal dan Tarif Bus Damri Tujuan Wisata Pantai di Bantul dan Gunungkidul

News
| Minggu, 21 Juli 2024, 05:17 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement