Advertisement
Dari Sorosutan, Suparjo Sumbang Paru-Paru untuk Kota Jogja

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Penghijauan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kelurahan Sorosutan, Kota Jogja. Lurah Kelurahan Sorosutan, Muhammad Zulazmi, mengatakan luas wilayah Sorutan sekitar lima persen dari Kota Jogja sehingga melalui penghijauan, Sorosutan bisa menyumbang produksi oksigen untuk Kota Jogja.
"Jargon kami Sorosutan Paru-Paru Jogja [Suparjo), jadi ketika banyak vegetasi di Sorosutan maka produksi oksigen pun akan meningkat," paparnya, Rabu (5/4/2023).
Penghijauan di Sorosutan salah satunya melalui budidaya duku asli Nitikan. Dia bercerita mulanya saat menjalankan program penghijauan dicarilah vegetasi lokal, yang kemudian bisa menjadi brand Sorosutan.
"Ketemu duku Nitikan ini, yang sudah lama dikenal dan ternyata jumlah pohonnya semakin hari semakin berkurang. Data terakhir 17 pohon yang masih terdaftar ada di Kampung Nitikan," jelasnya.
Sehingga selain penghijauan, ada juga konservasi pada vegetasi khas yang ada di Sorosutan. Berbagai data dikumpulkan dan dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait. Baik dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Kementerian Pertanian.
Pada Februari 2022, dimulailah proses penelitian pada varietas ini. Penelitian dilakukan mulai dari batang, daun, buah, dan bunga. Namun karena pada 2022 sudah berbuah, maka penelitian pada bunga dilakukan pada musim berikutnya di 2023.
"Setelah diteliti, dari batangnya beda, dari buahnya beda, dan bunganya beda. Ada beberapa indikator, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional akhirnya diteliti dan menghasilkan sebuah pengakuan bahwa duku Nitikan adalah duku yang khas. Kemudian terdaftar di Kementerian Pertanian," paparnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dari tingkat kemanisan buah ini duku Nitikan sangat manis. Duku ini bernama duku asli Nitikan. "Kulitnya tipis, getahnya minimalis, rasanya manis."
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement