Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana Stasiun Lempuyangan dimana masih landai dan terpantau belum banyak pemudik, Kamis (6/4/2023) malam.
Harianjogja.com, JOGJA—Daerah operasi dan divisi regional (Daop) 6 KAI DIY memprediksi puncak jumlah pemudik yang masuk Jogja terjadi pada 20 April nanti. Prakiraan Daop 6 KAI DIY pada puncak mudik tersebut ada lebih dari 13.000 orang yang berhenti di stasiun-stasiun yang berada di DIY.
Selain kedatangan, keberangkatan para pemudik keluar Jogja juga sudah disiapkan dengan delapan kereta tambahan. Arus mudik dengan kereta di Jogja akan terjadi mulai 12 April hingga 3 Mei.
Manager Humas Daop 6 KAI DIY Franoto Wibowo menjelaskan arus kedatangan pemudik di Jogja terjadi pada 12-21 April. Sedangkan arus keberangkatan pemudik keluar Jogja terjadi pada 27 April - 4 Mei. “Persiapan mudik ini sudah kami lakukan jauh-jauh hari sebelumnya, termasuk menambah kereta tambahan pada keberangkatan pemudik keluar Jogja,” jelasnya, Jumat (7/4/2023).
Franoto menyebut data terbaru puncak mudik arus kedatangan di Jogja terjadi pada 20 April. “Prakiraan dari data penjualan tiket sampai sekarang sudah ada 13.000 orang yang berhenti di Jogja artinya pemudik ke Jogja pada 20 April, data tersebut terus bergerak dan diperkirakan akan lebih meningkat lagi,” terangnya.
Kedatangan pemudik dari kota-kota besar di Jawa, jelas Franoto, terutama dari Jabodetabek. “Keamanan akan kami tingkatkan saat puncak kedatangan tersebut, penjagaan akan lebih ketat,” katanya, Jumat siang.
Sedangkan arus keberangkatan pemudik keluar Jogja, lanjut Franoto, diprediksi akan terjadi pada 3 Mei mendatang. “Belum ada update datanya, tapi tanggal tersebut memang paling banyak pemesanan tiket keberangkatan keluar Jogja,” ujarnya.
Pantuan Harian Jogja pada Kamis (6/4/2023) malam sendiri di Stasiun Lempuyangan dan Tugu menunjukan belum banyak pemudik yang memadati dua stasiun tersebut. Baik keberangkatan atau kedatangan penumpang di dua stasiun tersebut masih landai.
BACA JUGA: Tips Memilih Bus Wisata untuk Ziarah Menjelang Lebaran
Meski masih landai, hiruk pikuk di dua stasiun tersebut terlihat meningkat. Area parkir luar dua stasiun menunjukan peningkatan kepadatan yang menunjukan antar jemput penumpang kereta meningkat. Selain itu, beberapa petugas porter atau pengangkat barang penumpang juga sudah terlihat banyak di Stasiun Tugu dan Lempuyangan.
Daop 6 KAI DIY, jelas Franoto, mengimbau pemudik pengguna kereta untuk membawa barang secukupnya dan tidak berlebihan mengingat kepadatan akan terjadi saat arus mudik tersebut. “Terutama kesehatan, penting bagi pemudik untuk memastikan kesehatannya prima. Soal syarat penumpang kereta masih berlaku seperti sebelumnya yaitu minimal vaksin booster,” tegasnya,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.