Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan, 14 Saksi Diperiksa
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat melaunching Gerakan Keluarga Bebas Asap Rokok atau GAS BRO yang digagas Dinas Kesehatan Sleman di Hotel The Rich Jogja, Selasa (31/5/2022). Peresmian GAS BRO dilakukan dalam rangka Kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2022. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN– Sleman menyiagakan layanan emergency atau gawat darurat selama lebaran di sejumlah fasiltas kesehatan. Di samping itu masyakarat juga bisa menghubungi nomor emergency yang ada bila mengalami kasus darurat.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menegaskan untuk kesiapsiagaan layanan kesehatan di Sleman, sejumlah fasilitas kesehatan akan beroperasi 19-25 April selama di 24 jam. Baik itu rumah sakit daerah maupun rumah sakit umum lainnya.
"Sehingga terkait dengan pelayanan kesehatan ini tidak ada perubahan dan masyarakat kalau ingin melakukan apapun terkait kesehatan ini tetap kita layani," terangnya dikutip pada Jumat (14/4/203).
Danang telah mengimbau kepada rumah sakit untuk tetap menyiapkan sumber daya kesehatannya. Seperti dokter spesialis maupun tenaga perawatnya untuk tetap berjaga. "Termasuk nanti juga kita tetap menyiapkan rumah sakit persalinan ibu dan juga perawatan anak," ujarnya.
Rumah sakit PONEK di Sleman di antaranya meliputi RSUP Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSA UGM, RSKIA Sadewa, RSU Sakinah Idaman dan Muhammadiyah Gamping diminta Pemkab Sleman stan by 24 jam selama lebaran. Juga termasuk tenaga kesehatan bidann maupun dokter spesialisnya. "Sehingga untuk libur lebaran ini, untuk rumah sakit persalinan tidak ada libur," tuturnya.
Di sisi lain perihal layanan Puskemas, Danang meminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan sumber dayanya pelayanan kesehatannya 19-25 April nanti. Untuk Puskesmas rawat inap 24 jam hanya akan buka pukul 07.30 WIB sampai pukul 20.00 WIB pada tanggal tersebut.
"Untuk emergency kita menyiapkan juga di call center lewat Sleman Emergency Service di nomor 0274 860 9000 atau 0811 2668 900 apabila terjadi nanti hal-hal emergency dan memerlukan pelayanan," jelasnya.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman, Seruni Angreni Susila menjelaskan dinas memiliki Unit Sleman Emergency System di mana masyarakat bisa menghuni unit ini 24 jam selama lebaran. Petugas akan mendatangi kasus-kasus yang bersifat darurat sepeti kecelakaan maupun serangan jantung hingga stroke yang terjadi di rumah akan tetapi warga tidak memiliki kendaraan untuk mengakses ke rumah sakit.
"Kami memiliki jejaring dengan semua puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Sleman sehingga warga yang mengalami kasus emergency di luar jam pelayanan resmi rumah sakit dan puskemas bisa menghubungi nomor tadi untuk nanti didatangi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.
Nama Kepala Diskominfo Kulonprogo Bambang Sutrisna dicatut pelaku melalui WhatsApp. ASN dan masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan.
Bangkai pesawat kargo Boeing 737-400 yang hilang di Laut Arab ditemukan setelah operasi pencarian 12 jam. Pencarian lima awak masih berlanjut.
Erick Thohir memastikan klub di Indonesia tak punya alasan menolak pemanggilan Timnas usai jadwal Super League 2026/2027 diundur.
Polri membekukan dua ruangan di de'Clan Signature dan money changer usai penggeledahan kasus korupsi serta TPPU, menyita hampir Rp60 miliar.