Pembentukan Mahkamah Etik Nasional Masih Dikaji, BPIP Libatkan Akademisi
BPIP menegaskan Mahkamah Etik Nasional masih sebatas kajian. UII menjadi tuan rumah diskusi penyusunan naskah urgensi lembaga tersebut.
Kendaraan melintas di jalan tol fungsional Jogja Solo ruas Kartasura-Sawit, Sabtu (15/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Tol Jogja Solo Fungsional secara resmi mulai dioperasikan secara terbatas sejak Sabtu (15/4/2023). Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi bagi siapa saja yang ingin lewat jalan tol ini.
Masyarakat yang ingin melewati harus mengetahui jadwal beroperasinya. Tol ini dibuka dari 14 April 2023 hingga 24 April 2023 untuk arus mudik dari Solo menuju Jogja (Segmen Kartasura-Jl. Sawit, Boyolali) sepanjang 6 kilometer. Kemudian tanggal 24 April 2023 hingga 1 Mei 2023 dari arah Jogja menuju Solo atau segmen Jl. Sawit Boyolalu-Kartasura (kebalikan dari arus mudik). Adapun jam operasional dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
BACA JUGA : Sebagian Tol Jogja Solo Dibuka Mulai Sabtu Besok, Prambanan Diperkirakan
“Akses masuk jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo berjarak sekitar 700 meter dari Gerbang Tol Colomadu Jalan Tol Solo-Ngawi. Pada periode arus mudik, jika sebelumnya pengguna jalan yang menuju arah Yogyakarta harus belok kiri menuju Jalan Nasional Solo-Semarang ke arah Tugu Kartasura, kali ini pengguna jalan bisa lurus untuk masuk ke jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo melalui Flyover Ngasem di STA 0+600,” kata Direktur Utama PT JMM Suchandra P. Hutabarat dalam keterangan tertulisnya Sabtu (15/4/2023).
Selanjutnya jalan tol fungsional ini hanya boleh dilewati kendaraan berukuran kecil. Sehingga kendaraan berat seperti truk dan bus dilarang masuk melewati jalan tol ini. Tak hanya itu kendaraan kecil yang lewat pun harus mematuhi aturan penting yaitu tidak boleh memacu kecepatan di atas 40 kilometer per jam. Mengingat jalan tol fungsional ini masih minim standar pengamanan sehingga dengan rambu-rambu tersebut mencegah terjadinya kecelakaan.
“Kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah kendaraan roda 4 golongan 1 non bus dan non truk, tidak diperuntukan untuk kendaraan-kendaraan berat. Adapun untuk kecepatan maksimum pengguna jalan yang melewati jalur fungsional ini adalah sebesar 40 Km/Jam,” ujarnya.
BACA JUGA : Tol Fungsional Solo-Jogja Mulai Digunakan, Begini Penampakannya
Karena jalan tol ini belums epenuhnya selesai dibangun, tercatat karakteristik jalur fungsional ini ialah berupa konstruksi rigid pavement sepanjang 3,5 Km dan lean concrete sepanjang 2,5 Km. Rigid pavement merupakan perkerasan kaku pada jalan yang mempunyai beban lalu lintas besar dan LHR tinggi. Ada beberapa keistimewaan mengapa jalan tol menggunakan rigid pavement yaitu lebih awet dan biaya maintenance lebih rendah dibanding menggunakan flexible pavement. Sedangkan lean concrete merupakan dasar pekerjaan rigid pavement. Sehingga lapisan ini bukan termasuk lapisan struktur. Namun wajib ada sebelum pekerjaan beton (rigid). Fungsinya hanya sebagai alas agar air semen tidak meresap ke dalam lapisan bawahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPIP menegaskan Mahkamah Etik Nasional masih sebatas kajian. UII menjadi tuan rumah diskusi penyusunan naskah urgensi lembaga tersebut.
Jadwal SIM Keliling Jogja 6 November 2026 berada di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal Satpas, SIM MAMI, Drive Thru, dan syarat perpanjangan SIM.
Kapolri membentuk tim khusus yang dipimpin Kabareskrim untuk mendalami dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi Polri.
ICIFiMS 2026 UIN Sunan Kalijaga menghadirkan akademisi internasional. Kaprodi MKS juga mengingatkan pentingnya data dalam argumentasi mahasiswa.
Bakom RI menanggapi dugaan penyadapan Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh nasional. Pemerintah menegaskan akan melawan tindakan makar.
Indef mengidentifikasi empat penyebab harga beras medium masih di atas HET meski stok Bulog mencapai 4,59 juta ton.