Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi tawuran pelajar./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekelompok remaja terlibat pertikaian dengan warga di Bedilan, Kalitirto, Berbah, Sleman Minggu (16/4/2023) dini hari. Para remaja yang diketahui sempat mengayunkan sabuk itu diamankan warga karena diduga klitih atau kejahatan jalanan.
Kapolsek Berbah, Kompol Parliska Febrihanoto menjelaskan kejadian tersebut bermula ketika sekelompok remaja yang terdiri dari 12 orang yang mengendarai enam motor melintas di daerah Bedilan sekitar pukul 01.00 WIB.
Sampai di dekat sebuah angkringan, para remaja itu berhenti karena merasa ada yang melemparinya. “Jadi mereka bereaksi, berhenti. Kebetulan ada angkringan, berbalik dan berkata keras menegur orang di angkringan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
BACA JUGA : Diduga Klitih, Seorang Pelajar Dikejar Warga di Bantul
Warga yang berada di dalam angkringan pun merespons hal tersebut dengan keluar angkringan dan melihat para remaja itu mengayunkan benda seperti gir. Mereka pun meneriaki para remaja itu ‘klitih’. Karena ketakutan, para remaja ini hendak melarikan diri, bahkan ada satu yang sempat terseret motor temannya sendiri.
Dari situ warga mengamankan salah satu remaja. Karena kebetulan ada anggota Polsek Berbah yang berpatroli, polisi segera melakukan pemeriksaan. Dari rekaman CCTV, ternyata diketahui yang diayunkan remaja itu bukan gir tapi sabuk gasper. Selain itu, berdasarkan pemeriksaan para saksi, diketahui tidak ada yang melempar benda apapun ke arah rombongan.
“Jadi reaktif anak-anak ini seolah olah dilempar, mereka berhenti. Ternyata miss komunikasi, sudah kita temukan dengan warga sekitar. Sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kemudian anak anak ini kami beri pembinaan. Orang tua sudah kami panggil,” katanya.
Selain pemanggilan orang tua, polisi juga akan memanggil pihak sekolah. Para remaja tersebut bersekolah ada yang di sebuah SMK di Berbah, Kalasan, Prambanan, dan ada yang sudah tidak sekolah. Mereka akan menjalani wajib lapor dua kali seminggu ke Polsek Berbah.
BACA JUGA : Polisi Tangkap 15 Pelaku Klitih Jogja yang Viral
Adapun satu remaja yang diamankan warga itu sempat dihajar walau tidak sampai parah. Ia mengingatkan kepada warga agar tidak main hakim sendiri dalam hal seperti ini. “Mohon jangan terlalu reaktif dengan rombongan atau apapun yang melintas. Kami mohon bantuan tidak main hakim sendiri,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.