Kelok 23 Rampung Agustus, Operasional Masih Dikaji Pemda DIY
Kelok 23 ditargetkan rampung akhir Agustus 2026, tetapi belum langsung dibuka. Pemda DIY masih mengkaji operasional dan kesiapan jalur.
Ilustrasi Hotel - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Reservasi hotel di Kulonprogo saat ini rata-rata sudah mencapai 40%, pada Lebaran nanti ditargetkan bisa mencapai 80%. Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kulonprogo, Ridwan Sulaiman.
Dia menjelaskan meningkatkan okupansi hotel di Kulonprogo biasanya terjadi selepas hari raya, H+1 dan seterusnya. Sebab saat hari raya biasanya wisatawan akan menghabiskan waktunya di Kota Jogja dan Sleman.
"Tujuan orang ke Jogja kan Malioboro, dan lainnya dulu. Kami baru kebagian sisa-sisa di area Jogja. Kami target di 70-75 persen, mentok-mentok di 80 persen," katanya, Senin (17/4/2023).
Menurutnya jumlah hotel di Kulonprogo yang menjadi anggota PHRI saat ini sepuluh hotel. Dari sepuluh hotel, tiga diantaranya berada di ring satu. Di sekitar dan di dalam Yogyakarta International Airport (YIA). "Ring satu di Kulonprogo dekat bandara, hanya ada tiga hotel beroperasi Cordia Hotel di dalam bandara, IBIS, dan Grand Dafam Signature," jelasnya.
Okupansi hotel di Kulonprogo memang tidak setinggi di Kota dan Sleman. Ridwan menyebut salah satu penyebabnya adalah banyaknya opsi hotel di Kota dan Sleman dan orang berwisata kebanyak berkunjung ke Kota dulu.
Okupansi hotel tahun ini, kata Ridwan, diperkirakan akan lebih tinggi dari tahun lalu. Di mana capaiannya baru 65 persen. Dia berharap agar hotel di Kulonprogo bisa semakin berkembang, apalagi ada bandara. Sehingga bisa jadi pemain tidak hanya penonton saja. "Ada sepuluh hotel yang sudah masuk PHRI yang ada di Kulonprogo. Kami akan launching dua tahun ini, sehingga total jadi 12 hotel," katanya. Sementara itu, untuk harga saat ini masih sama di kisaran Rp550.000 - Rp600.000 rata-rata untuk hotel di ring satu. Namun akan ada kenaikan harga di saat momen lebaran kisaran 20%-25%.
Sementara itu, Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono menyampaikan saat ini reservasi hotel di DIY untuk H-3 sampai H+6 masih di kisaran 45-50 persen. Sementar target sampai lebaran bisa mencapai 90%. "Kami harap di angka 90 persen seperti tahun lalu [okupansinya]," paparnya.
Berdasarkan data dari traveloka, harga hotel paling mahal di Kulonprogo adalah Grand Dafam Signature dengan harga per malam Rp988.000. Sementara hotel lainnya masih di kisaran Rp400.000-Rp600.000 per malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 ditargetkan rampung akhir Agustus 2026, tetapi belum langsung dibuka. Pemda DIY masih mengkaji operasional dan kesiapan jalur.
Kompolnas mendukung Polri mengusut tuntas karhutla dan meminta penegakan hukum menyasar individu maupun perusahaan yang bertanggung jawab.
Dispar DIY menyiapkan lima strategi menghadapi low season September-November 2026, mulai dari event hingga paket wisata terpadu.
Polri mengingatkan warga tidak mudah terprovokasi konten lama di media sosial. Cek sumber, waktu, lokasi, dan konteks sebelum percaya.
Menteri PPN Rachmat Pambudy mendorong blockchain digunakan untuk efisiensi, transparansi, dan pembangunan digital Indonesia.
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.