Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Ilustrasi bom molotov/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Kepolisian Resor Bantul menyelidiki dugaan pelemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal di rumah salah satu warga di Dusun Kalangan, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Minggu (16/4/2023) dini hari lalu.
Insiden itu terjadi di rumah milik Haryono, 49. Sofa di teras rumah terbakar. “Masih kami selidiki,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Selasa (18/4/2023).
Kapolres belum bisa memastikan apakah yang dilempar itu bom molotov atau bukan. Polisi masih menyelidiki siapa yang membuat sofa di teras rumah korban terbakar. “Masih diselidiki Reskrim Polres Bantul, masih kami kumpulkan keterangan saksi, termasukbukti CCTV,” ucapnya.
Dugaan pelemparan bom molotov oleh orang yang tidak dikenal itu diketahui pertama kali oleh anak korban. Saat bangun tidur, anak korban tiba-tiba dikejutkan dengan kobaran api dari teras rumah. Dia pun berteriak memanggil orang tuanya yang masih tertidur.
Mendengar teriakan anaknya, Haryono bangun mendekati sumber suara dan mendapati sofa di teras rumahnya sudah terbakar. Haryono dan anaknya berusaha memadamkan api di kursi sofa. Tidak lama api pun padam. Selain kursi sofa, kaca jendela juga pecah.
Setelah memadamkan api di sofa, korban langsung membuat laporan ke Polsek Banguntapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.