RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Mobil rombongan keluarga yang tak kuat menanjak di Jalur Cinomati, Bantul, Kamis (5/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul bekerja sama dengan Google menghapus Jalur Cinomati dari peta digital di Google Maps.
“Jadi selama libur dan cuti Lebaran, pengguna jalan tak bisa lagi mengakses Jalan Cinomati. Ini demi keselamatan wisatawan yang akan menuju Dlingo maupun keluar dari objek wisata di Dlingo,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Selasa (18/4/2023).
Jalur Cinomati sudah sejak lama dikenal sebagai medan berbahaya karena sangat curam. Banyak mobil yang tak kuat menanjak. Tak sedikit pula kendaraan yang terperosok keluar jalan saat melewati jalan menurun.
Banyak kendaraan yang melewati jalan ini karena terpampang di Google Maps. Jalur Cinomati sering dilewati karena bisa menyingkat waktu perjalanan dari Bantul ke Gunungkidul.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan Google sudah menghapus Jalur Cinomati dari Maps selama libur Lebaran. Jalan tersebut tak akan terlacak oleh pengendara yang mencoba mencari jalur alternatif dari Bantul ke Gunungkidul maupun sebaliknya.
Ihsan mengatakan sampai saat ini belum terlihat lonjakan kendaraan yang masuk Bantul. Menurutnya, Bantul akan ramai setelah Lebaran karena banyak wisatawan mengunjungi objek wisata seperti Parangtritis dan kawasan Dlingo.
“Selama ini ada dua obek wisata itu yang paling ramai di Bantul,” katanya.
BACA JUGA: Lagi-Lagi Karena Andalkan Google Map, Truk Terguling di Cinomati
Bus besar yang akan menuju Dlingo diimbau melintasi Jalan Imogiri-Mangunan. Jalan Patuk-Dlingo tidak diperkenankan dilewati kendaraan besar.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi mengatakan sepanjang Jalan Patuk Dlingo masih diperbaiki karena rusak di beberapa titik. Jalan tersebut juga sempit sehingga tidak memungkinkan bagi kendaraan besar untuk saling berpapasan.
“Perbaikan dari Pinus Pengger dan Heha SKY View. Kendaraan besar seperti bus wisata tak boleh lewati situ [Jalan Patuk-Dlingo],” kata Singgih seusai Rapat Koordinasi Pemantauan Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah di Parasamya, kompleks Pemkab Bantul, Selasa.
Rekayasa lalu lintas juga dilakukan di sepanjang Jalan Parangtritis. Pemkab Bantul bersama kepolisian akan menempatkan sejumlah petugas di setiap persimpangan dari mulai simpang empat Druwo, simpang Tembi, simpang Manding, dan simpang Bakulan
Jika Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis cukup padat, kendaraan yang akan menuju Parangtritis akan dialihkan melalui sempalan Pundong menuju Jembatan Soka kemudian belok kanan dan akan tembus di selatan Jembatan Kretek I.
Selain itu Jalan Parangtritis akan dibuat searah menuju pantai. Sementara kendaraan dari arah Parangtritis akan dialihkan menuju Jembatan Kretek II sampai Samas kemudian belok kanan sampai Jalan Samas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Pesawat Aman Air pengangkut 3.700 liter BBM tergelincir di Bandara Mulia Papua Tengah. Pilot selamat dan bandara ditutup sementara.