Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul memastikan sejumlah jalur tikus yang menuju pantai selatan di sisi barat Jembatan Kretek 2 akan dijaga oleh petugas.
Penjagaan jalur tikus tersebut untuk menekan kebocoran retribusi dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama libur dan cuti Lebaran 2023.
Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi, Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan ada tiga jalur kecil atau diistilahkan sebagai "jalur tikus" pantai di sisi barat yang selama ini tidak pernah dijaga oleh petugas.
Selama libur Lebaran ini tiga jalur tersebut akan dijaga sehingga semua wisatawan yang berkunung ke pantai dipastikan membayar retribusi. “Wilayah pantai barat ada tiga titik tambahan petugas penarikan retribusi yakni di jalur menuju Pantai Baros, Pantai Cangkring, dan Pantai Karanganyar,” katanya, Rabu (19/4/2023).
Semua Tempat Penarikan Retribusi (TPR) di jalur tikus tersebut berada di sisi utara Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Pantai Baros ada di wilayah Tirtohargo, Kapanewon Kretek. Sementara pintu masuk Karanganyar ada di Kalurahan Gadingarjo, Kapanewon Sanden.
BACA JUGA: Genjot PAD selama Libur Lebaran, Dispar Bantul Diminta Awasi Jalur Tikus
Adapun Pantai Cangkring ada di Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan. Dengan adanya penjagaan tersebut praktis semua wisatawan yang akan ke pantai di Bantul melalui TPR. “Harapannya dengan adanya titik tambahan penjagaan jalur menuju pantai ini bisa memaksimalkan PAD,” ujarnya.
Selain itu, untuk memaksimalkan PAD, Dispar Bantul menambah personel penjagaan di TPR Parangtritis. Pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan penambahan petugas di TPR akan dilakukan mulai tanggal 23 April sampai 1 Mei 2023. Sebanyak 75 petugas akan disiagakan di TPR Induk Pantai Parangtritis.
“Jika hari biasa kami hanya menyiagakan 34 petugas namun saat libur Lebaran kita siagakan 75 petugas di TPR termasuk petugas keamanan,”ucapnya. Kemudian penjagaan TPR di semua pantai di Bantul juga akan dilakukan 24 jam selama libur Lebaran.
Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo memaparkan target PAD dari sektor wisata yang dikelola oleh Pemkab Bantul selama libur Lebaran Rp2,5 miliar-Rp3 miliar teritung mulai 21 April hingga 1 Mei 2023 yang akan datang. “Dengan target hingga Rp3 miliar diperkirakan jumlah wisatawan yang ke Bantul mencapai 200.000-300.000 wisatawan,” ujarnya
Target tersebut diakui Kwintarto cukup realistis mengingat kunjungan wisatawan tertinggi ke Bantul pada hari biasa hanya mencapai angka 22.000 orang per hari. Sementara di masa akhir pekan dan hari libur biasa mencapai angka 14.000 orang. Adapun di Lebaran nanti diproyeksikan kunjungan wisatawan mencapai angka 25.000-30.000 orang per hari.
“Kami prediksi kunjungan wisata masih terpusat di Pantai Parangtritis karena legendaris. Pantai Baru dan Gua Cemara juga tidak akan mampu menandingi. Sampai sekarang masih terpaut jauh,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
BMKG mendeteksi 696 hotspot di Kalsel pada 23 Agustus 2026. Sebanyak 29 titik masuk kategori tinggi dan risiko karhutla didominasi indikator tinggi.
Bantul memiliki indeks risiko bencana 96,02 dengan kelas sedang. Risiko gempa bumi tercatat tinggi berdasarkan IRBI 2025.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.