Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Deretan kendaraan yang berada di sisi Barat perempatan Kenteng, Nanggulan pada Minggu (24/4/2023). - Harian Jogja/Andreas Yudo Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jumlah kendaraan yang melintas di Kabupaten Kulonprogo pada masa libur Lebaran terus meningkat. Pada Minggu 23 April 2023, terdapat sebanyak 47.051 kendaraan yang melintas baik dari Timur dan Barat.
Kasi Pengendalian dan Operasional Dishub Kulonprogo, Bekti Nurada mengatakan bahwa terdapat peningkatan sebanyak 11.964 kendaraan.
“Kalau membandingkan dengan hari Sabtu kemarin, jumlah kendaraan pada Minggu lalu ada penambahan sebanyak 11.964 kendaraan,” kata Bekti Senin (24/4/2023).
Bekti menegaskan bahwa kenaikan tersebut karena banyak orang yang memanfaatkan momen liburan untuk pergi ke Yogyakarta.
“Naik karena banyak pemudik yang memanfaatkan liburan untuk berwisata. Selain itu kemungkinan sebagian pemudik sudah mulai ada yang kembali ke Jabodetabek,” katanya.
Peningkatan angka tersebut sangat terasa di beberapa ruas jalan di Kulonprogo seperti di Nanggulan. Tepatnya dari perempatan Kenteng, deretan mobil memanjang sejauh 800 meter ke arah Barat. Kendati demikian tidak terjadi kemacetan, meski arus lalu lintas cenderung lambat.
“Hari ini malah kendaraan yang melintas di Kulonprogo bertambah. Ada sebanyak 55.006 kendaraan hari ini,” katanya.
BACA JUGA: Wisata Yogyakarta Hari Ini, Malioboro Ramai Lancar
Sementara itu, Kapospam Nanggulan, Andi Budi Laksono mengatakan bahwa apabila membandingkan dengan arus kendaraan pada Minggu 23 April, arus kendaraan di Nanggulan pada Senin cenderung menurun.
“Satu, dua, atau tiga kali traffic light paling sudah bisa keluar,” kata Budi ditemui di Pospam pada Senin.
Apabila terjadi kemacetan atau arus lalu lintas padat yang mengarah pada situasi kepadatan, maka alat pengukur waktu traffic light akan dikendalikan secara manual dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIY. “Di simpang empat Nanggulan atau Kenteng ini ada CCTV yang mengawasi juga kan. Nah, tadi itu dari Dishub sudah menambah timer lampu dari arah Selatan dan Barat,” katanya.
Kata Budi, kendaraan yang berderet di sisi Barat menuju perempatan Kenteng merupakan kendaraan pemudik yang selesai berwisata di Kawasan Girimulyo.
“Orang mau wisata di Kulonprogo itu kebanyakan pada pagi hari lebih memilik spot pantai. Setelah pulang dari pantai baru ke Utara di kawasan wisata di perbukitan. Kalau ruas jalan yang agak padat itu malah Jalan Jogja-Wates,” katanya.
Di lain pihak, seorang pengunjung Geblek Pari bernama Haikal mengaku baru saja datang dari Jakarta.
“Saya baru datang dari Jakarta itu tadi malam. Saya menuju ke tempat saudara di Kudus. Baru pada pagi hari, Senin, saya dan saudara ke Geblek Pari,” kata Haikal ditemui di Geblek Pari pada Senin (24/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.