BPBD Sleman Salurkan 45.000 Liter Air Bersih untuk 303 KK
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
Penanaman pohon di kompleks Yogyakarta International Airport, Kulonprogo pada 28 Oktober 2020.-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulonprogo akan meningkatkan pengamatan dan pengawasan lapangan menyambut musim kemarau. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan panen akibat kurangnya pasokan air.
Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Supomo mengatakan petugas POPT yang berada di lapangan akan lebih intensif mengamati situasi dan kondisi wilayah Kulonprogo.
“Sebagai langkah mitigasi mendekati kemarau panjang, maka pengamatan di lapangan akan kami intensifkan. Apabila benar terjadi kekurangan air, maka akan kami manfaatkan potensi air yang ada seperti sungai kecil atau sumur. Itu coba kami maksimalkan; dan kalau ada sumber mata air akan kami pompa,” kata Supomo ditemui di kantornya pada Jumat (28/4/2023).
Supomo menambahkan di wilayah pertanian tadah hujan telah tersedia sumur bor. Dengan demikian, sumur tersebut dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu. DPP, katanya, siap menyambut musim kemarau khususnya terkait ketersediaan air untuk lahan pertanian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
Liverpool resmi meminjam Ronald Araujo dari Barcelona selama semusim. The Reds punya opsi mempermanenkannya senilai 55 juta euro.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) kembali memberangkatkan karyawan terbaik melalui program Trip Reward Umrah Best Employee.
Mensesneg Prasetyo Hadi membantah isu Pratikno sakit dan mundur dari jabatan Menko PMK. Pemerintah juga belum berencana reshuffle.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Kapolda dan Pangdam bisa dimutasi jika gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.