Advertisement
BPKH Lepas 500 Pemudik Asal DIY Balik Kerja ke Jabodetabek
Sebanyak 500 pemudik asal DIY kembali ke Jabodetabek, Minggu (30/4 - 2023). Mereka mengikuti program bertajuk Balik Kerja Bareng BPKH yang digelar oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tahun ini. Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Sebanyak 500 pemudik asal DIY kembali ke Jabodetabek usai merayakan lebaran 2023 di kampung halaman. Mereka mengikuti program bertajuk Balik Kerja Bareng BPKH yang digelar oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada tahun ini.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian BPKH kepada masyarakat yang melakukan perjalanan balik dari kampung halaman ke wilayah Jabodetabek dengan tiga titik keberangkatan yakni Semarang, Jogja, dan Surabaya.
Advertisement
’’Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan ini sangat terasa dengan sudah hadirnya mereka sejak pagi hari sebelum keberangkatan. Peserta hadir dari berbagai wilayah di sekitaran kota Jogja diantaranya Klaten, Magelang, dan Solo,’’ katanya, Minggu (30/4/2023).
Program yang digelar pada 29-30 April 2023 ini menargetkan 2.650 peserta. Pada Sabtu (29/4/2023), para pemudik yang diberangkatkan berjumlah 1.450 serentak dari 3 kota dengan rincian 450 peserta dari Surabaya, 500 peserta dari Semarang, dan 500 peserta dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebanyak 10 bus berangkat pukul 9.30 WIB dari Balaikota Jogja untuk mengantarkan para peserta ke empat titik lokasi pemberhentian diantaranya di Terminal Poris, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang dan Terminal Baranangsiang. Tak hanya gratis, peserta program arus balik ini juga mendapat bus executive, snack dua kali, makan sekali, kaos dan souvenir.
’"Program Balik Kerja Bareng BPKH ini merupakan program kemaslahatan yang dananya bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat. Jadi tidak ada dana setoran awal calon jamaah haji yang digunakan untuk pelaksanaan program ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Campak Gunungkidul 2026 Capai 11 Orang, Belum KLB
- Jalan Klangon-Tempel Rusak, Dampak Mobilisasi Proyek Tol Jogja-Bawen
- Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Mobil Parkir Prawirotaman
- Unisa Siapkan Laboratorium Stem Cell, Target Beroperasi 2026
- BPBD Sleman Ungkap Jalur Rawan Bencana, Pengendara Diminta Waspada
Advertisement
Advertisement









