Advertisement

Dalam Sepekan, 8 Orang Meninggal karena Covid-19 di Bantul

Ujang Hasanudin
Jum'at, 05 Mei 2023 - 20:27 WIB
Arief Junianto
Dalam Sepekan, 8 Orang Meninggal karena Covid-19 di Bantul Ilustrasi Covid/19 / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Bantul menyebut kasus Covid-19 di Bumi Projotamansari cukup tinggi selama sepekan terakhir mencapai 150 orang. Dari jumlah tersebut, delapan orang di antaranya meninggal dunia.

“Selama seminggu ini kasus aktif ada 150, untuk kematiannya ada delapan orang,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, kepada wartawan, Jumat (5/52023).

Advertisement

Dengan adanya peningkatan kasus penyakit yang disebabkan oleh virus SAR CoV-2 tersebut, pria yang akrab disapa Oki ini mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan minimal cuci tangan sesering mukin dan mengenakan masker jika keluar rumah.

Terlebih lagi bagi masyarakat rentan seperti lansia dan yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid karena dapat meningkatkan tingkat keparahan.

Oki tidak menampik saat ini masyarakat cenderung sudah mengabaikan protokol kesehatan. Ia meminta agar masyarakat kembali menggiatkan cuci tangan dengan sabun termasuk mengenakan masker ketika ada di kerumunan.  “Intinya Covid-19 sampai sekarang masih ada, kami minta agar masyarakat tetap waspada,” ujarnya.

BACA JUGA: Covid-19 DIY Kembali Meningkat Usai Lebaran 2023, Masih Ada Kasus Meninggal

Kepala Sub Bagian Hukum, Pemasaran, dan Kemitraan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, Siti Rahayuningsih mengatakan hingga saat ini pihaknya masih merawat pasien Covid-19. “Pasien Covid-19 ada satu suspek dan sembilan konfirmasi simptomatik atau dengan gejala,” ucapnya.

Sementara Kepala Rumah Sakit Saras Adyatma Bambanglipuro Bantul, Tarsius Glory mengatakan ada satu pasien Covid-19 anak usia delapan tahun di rumah sakit yang dipimpinanya.

Pasien tersebut masuk sejak tiga hari lalu dengan keluhan mengarah kepada Covid-19. “Setelah kami periksa ternyata positif Covid-19 dan kami rawat,”  katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Qatar Tolak Jadi Mediator Gencatan Senjata AS-Iran

Qatar Tolak Jadi Mediator Gencatan Senjata AS-Iran

News
| Sabtu, 04 April 2026, 13:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement