Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Petugas medis dari Puskesmas Imogiri I memeriksa sejumlah siswa yang keracunan makanan di salah satu MI di Imogiri, Bantul, Selasa (9/5/2023) lalu./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan siswa salah satu madrasah ibtidaiyah (MI) di Wukirsari, Imogiri, Bantul, keracunan, setelah menyantap makanan sehat, Selasa (9/5/2023).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan keracunan massal tersebut terjadi pada jam istirahat sekolah sekitar pukul 09.45 WIB.
Saat itu guru membagikan menu makan sehat berupa nasi goreng lauk sosis, risoles, roti kukus, agar-agar dan minuman kemasan rasa jambu ke seluruh siswa kelas 5B yang berjumlah 26 anak.
BACA JUGA: Indomie Ayam Spesial Dinyatakan Aman di Malaysia
Menurut Jeffry, pembagian makanan tersebut merupakan salah satu program penyediaan makanan sehat bagi siswa. “Makanan sehat tersebut berasal dari wali murid siswa kelas yang rutin diadakan secara bergantian setiap harinya. Makanan dibagikan kepada siswa siswi setiap jam istirahat pertama yaitu pukul 09.20 WIB,” katanya melalui siaran tertulis, Rabu (10/5).
Kemudian sekitar pukul 09.45 WIB secara bersamaan siswa-siswi mengalami gejala pusing, perut mual dan muntah, serta tubuh panas dingin. Kepala sekolah setempat berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Bantul dan Puskesmas I Imogiri guna mendapatkan pertolongan medis.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Puskesmas I Imogiri menyimpulkan 22 siswa dapat diobati di sekolah. “Sementara empat siswa harus dibawa ke Puskesmas I Imogiri guna penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Sekitar pukul 14.00 WIB, siswa yang semula ditangani Puskesmas I Imogiri sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing masing. Puskesmas Imogiri I juga telah mengirim sampel makanan untuk di lakukan uji laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan DIY untuk memastikan kandungan makanan yang diduga menjadi penyebab siswa siswi keracunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.