Haedar Nashir Soroti Kasus Korupsi Eks Jampidsus, Minta Orkestra Hukum
Haedar Nashir menilai korupsi menjadi salah satu persoalan terbesar Indonesia dan mendesak Presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi.
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022)./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JOGJA—Jalan tol Jogja Solo ruas Kartasura-Purwomartani akan segera tersambung di tahun 2023 ini. Target beroperasinya ruas ini pada 2024 mendatang. Saat ini perkembangan konstruksi menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Mei 2023 ini dilaporkan telah mencapai 51,99% atau nyaris 52% untuk paket 1.1 atau ruas Kartasura-Klaten.
“Sampai saat ini untuk paket 1,1 [ruas Kartasura-Klaten] berada di angka 51,99 persen,” kata Staf Humas PT JMM Nisya Khoirunisa, Kamis (11/5/2023).
Pembebasan lahan untuk ruas Kartasura-Purwomartani juga terus berproses. Khusus untuk ruas Kartasura-Klaten pembebasan lahan sudah di atas 90%, Adapun khusus untuk wilayah DIY baru sekitar 15%. Terbaru Pembayaran ganti rugi terdampak dilakukan di Padukuhan Tegalrejo, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman pada Kamis (11/5/2023) dengan total 104 bidang dari total 24.888 meter persegi. Adapun nilai uang ganti rugi sekitar Rp136 miliar.
BACA JUGA : Konstruksi Tol Jogja-Solo Seksi 1 Rampung Akhir 2023
Pembangunan konstruksi tol Jogja Solo diubah dari awalnya per seksi kini menjadi pentahapan. Awalnya trase Jalan Tol Jogja Solo terbagi atas tiga seksi yaitu Seksi 1 Kartasura-Purwomartani, Seksi 2 Purwomartani-Gamping dan Seksi 3 Gamping-Purworejo, saat ini menjadi tiga pentahapan.
Terdiri atas, Tahap I sepanjang 49,25 kilometer yang terdiri dari Seksi 1 Kartasura-Purwomartani (42,37 km) ditambah sebagian dari Seksi 2.1 Purwomartani-Maguwoharjo (3,63 kilometer) serta sebagian dari seksi 2.2 Trihanggo-Junction Sleman (3,25 kilometer). Tahap II yaitu Seksi 3 Junction Sleman-Purworejo (38,57 kilometer) atau lazim disebut dengan tol Jogja YIA dan Tahap III yaitu Seksi 2 Maguwoharjo-Trihanggo (8,75 kilometer).
Berdasarkan jadwal proyek, konstruksi tahap I khusus untuk ruas Kartasura-Purwomartani (STA 0+000 sampai dengan STA 42+375 dijadwalkan rampung pada akhir 2023 dan beroperasi pada 2024 mendatang.
Kemudian ruas Jogja YIA atau Junction Sleman menuju Purworejo dijadwalkan konstruksi mulai dibangun pada triwulan keempat 2023 dan beroperasi pada akhir 2025 mendatang. Kemudian ruas tol dalam kota atau sepanjang ringroad utara Sleman (Purwomartani-Maguwoharjo) akan dibangun paling akhir yaitu pada triwulan pertama 2025 dan beroperasi pada triwulan pertama 2027 mendatang.
BACA JUGA : Tol Jogja Solo Ruas Purwomartani-Trihanggo Bakal Melewati
Berdasarkan desain, tol ini akan memiliki sebanyak 14 pintu keluar masuk atau exit toll maupun pintu gerbang baik berupa simpang susun maupun on ramp dan off ramp. Khusus untuk ruas Purwomartani-Trihanggo, setidaknya ada empat akses keluar masuk jalan tol yang berada di sepanjang ringroad utara, Depok, Sleman.
Terdiri atas, pertama on/off ramp di kawasan Maguwoharjo yang berdasarkan peta tampak titiknya berada di sebelah utara ringroad tepatnya di Kawasan Sanggrahan sebelah barat SMK 1 N Depok. Akses ini sangat memungkinkan untuk terhubung langsung dengan ringroad timur, Jalan Solo dan Jalan Tajem.
Kedua, on/off ramp UPN, berdasarkan titik petanya berada di sebelah utara ringroad atau sebelah barat Jalan Nusa Indah. Akses keluar masuk tol ini nantinya akan terkoneksi dengan ringroad dan jalan Nusa Indah.
Ketiga on/off ramp Monjali yang berada di sebelah utara ringroad. Adapun titiknya kemungkinan berada di tengah-tengah antara Jalan Palagan dan Jalan Kaliurang. Akses ini secara otomatis akan terkoneksi dengan ringroad serta kedua jalan tersebut. Jika tol sudah beroperasi, wisatawan dari luar DIY yang lewat tol dan akan menuju ke Kawasan wisata Kaliurang bisa langsung melewati jalur ini.
BACA JUGA : Warga Tamanmartani Mulai Dapat Pembayaran Ganti Rugi
Keempat on/off ramp Trihanggo yang berada di simpang empat Trihanggo. Titiknya berada di sebelah utara rongroad. Akses ini selain terkoneksi langsung dengan road, juga terhubung dengan Jalan Kabupaten. Titik on off ini berada di sebelah timur Junction Sleman yang merupakan titik persimpangan antara tol Jogja-Bawen, Jogja-Solo dan Jogja-YIA.
Adapun ruas Kartasura-Purwomartani dilengkapi enam simpang susun yaitu SS Kartosuro, SS Karanganom, SS Klaten, SS Prambanan dan Manisrenggo, SS Purwomartani. Kemudian ruas Jogja YIA dilengkapi empat simpang susun terdiri atas SS Gamping, SS Sentolo, SS Wates dan SS Kulonprogo serta satu Junction Sleman yang menghubungkan dengan ruas tol Jogja Bawen.
Menariknya untuk wilayah DIY SS Purwomartani nanti nanti akan terhubung langsung dengan Jalan Piyungan Prambanan dan ruas exit toll ini nanti akan berada di atas Jalan Jogja-Solo tepatnya di Kawasan Cupuwatu, Kalasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Haedar Nashir menilai korupsi menjadi salah satu persoalan terbesar Indonesia dan mendesak Presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.
Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan layanan digital pemerintah wajib ramah disabilitas agar seluruh warga mendapat akses informasi publik.
Pertamina mencatat konsumsi Pertalite dan Biosolar naik setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, sementara penjualan Pertamax Series turun 18%.