Pemkab Sleman Jamin Pengobatan 6 Korban Tembok Sekolah Ambruk
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Ilustrasi penderes kelapa./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo juga BPJS Ketenagakerjaan menargetkan seluruh pekerja penderes di Kulonprogo mendapat perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan pada tahun depan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo, Nur Wahyudi mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan baru menyasar penderes di Kapanewon Kokap.
“Tahun ini di Kokap sudah semua penderes mendapat perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Jumlahnya ada 1.786 penderes,” kata Wahyudi, Selasa (30/5/2023).
Dia mengatakan premi yang wajib dibayarkan per bulan untuk tiap penderes adalah Rp16.800. Dengan begitu total alokasi APBD yang digunakan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh penderes di Kapanewon Kokap mencapai sekitar Rp360 juta.
Pj Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan Pemda Kulonprogo berkomitmen memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh penderes di Kulonprogo yang memiliki tingkat risiko kecelakaan yang sangat tinggi.
“Melalui APBD kami memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para penderes agar ketika bekerja pun mereka merasa terlindungan. Ini menjadi komitmen Pemda dan akan berlanjut terus,” kata Made, Selasa.
BACA JUGA: Penderes Meninggal Dunia di Kulonprogo Dapat Santunan BPJamsostek
Made berharap dapat terus berkolaborasi dengan banyak pihak, karena perlindungan kepada pekerja seperti penderes merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Pemkab.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kulonprogo, Deden Rinifiandi mengatakan pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kulonprogo dimulai dari penderes.
“Penderes kan pekerjaan unik yang masih banyak dilakukan. Sejak bulan Januari sampai Mei 2023, setiap bulannya ada satu pekerja penderes yang meninggal, karena kecelakaan kerja,” kata Deden, Selasa.
Dengan begitu, risiko kecelakaan kerja penderes sangat tinggi. Apabila tidak diantisipasi, maka angka kemiskinan akan bertambah di Bumi Binangun.
Deden juga mengatakan pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di DIY baru dilakukan Kabupaten Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.