Pasar Murah Gunungkidul Besok Sediakan 6 Ton Bahan Pokok
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
Sandiaga Uno - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi salah satu kandidat bakal calon wakil presiden di Pilpres 2024. Komunikasi dengan partai politik terus dilakukan hingga sekarang.
Namun demikian, untuk kepastian pencalonan ia menyerahkan sepenuhnya ke parpol. Hal ini diketahui saat kunjungan ke Gunungkidul dalam rangka menghadiri workshop KaTa Kreatif di Taman Budaya Gunungkidul, Minggu (4/6/2023) sore.
Pada saat ditanya yakin seberapa persen maju dalam pilpres, Sandiaga hanya menyiapkan diri untuk menyambut kontestasi. Untuk posisi, sepenuhnya juga diserahkan ke parpol.
“Pertanyaan itu harus dijawab pimpinan partai. Saya hanya menyiapkan diri, tapi keputusannya ada di elit parpol,” katanya.
Untuk memuluskan langkahnya dalam bursa cawapres dalam Pilpres 2024, Sandiaga sudah berkomunikasi intens dengan PPP dan PKS. Untuk PPP sudah memasuki proses tahapan awal terkait dengan pencalonan.
Baca juga: Anggaran Infrastruktur Tahun Depan Rp477 T, Termasuk untuk IKN
“Dengan PKS saya masih mencoba meyakinkan pemikiran saya ini,” katanya.
Meski melakukan komunikasi politik dengan partai yang berbeda, Sandiaga tidak menampik ada kesamaan visi misi yang disampaikan. Yakni, tentang gagasan besar menyongsong Indonesia Maju.
Hal ini tak lepas adanya bonus demograsi yang berlangsung 15 tahun ke depan. Oleh karenanya, kesempatan ini harus ditangkap karena hanya dimiliki sekali oleh setiap Negara.
Sandiaga tidak menampik ada beberapa Negara seperti Taiwan dan Korea Selatan yang berhasil memanfaatkan bonus demografi untuk menjadi Negara maju. Kendati demikian, ada sejumlah Negara yang gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.
Meski tidak menyebut nama Negara, namun ia menilai kegagalan tersebut terjadi karena konstelasi pemerintahan dengan masyarakat tidak bersatu padu sehingga peluang emas menjadi malah menjadi bencana demografi.
“Itu yang tidak diinginkan [bencana demografi] sehingga proses politik kita harus menyepakati percepatan pembangunan untuk menyambut bonus demografi sehingga bisa menjadi Negara maju,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Pendaki 16 tahun asal Brebes, M. Fahri Maulana, meninggal setelah jatuh ke kawah Gunung Slamet dan dievakuasi lewat jalur Guci.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 19 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru erupsi Selasa malam. Ibu berstatus Waspada, sedangkan dua lainnya Siaga.
Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 dan 2 rampung 100%, tetapi belum beroperasi. Simak alasan dan proses yang masih harus diselesaikan.