Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Pengalaman Minum Teh ala Kraton
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
Suasana pentas pantomim bertajuk Mime Mupakara di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (13/6/2023).
JOGJA—Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY menyelenggarakan pentas pantomim bertajuk Mime Mupakara di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (13/6/2023). Pentas ini ditujukan sebagai salah satu upaya untuk meregenerasi seniman pantomim.
Tak hanya upaya regenerasi, Disbud DIY juga berkomitmen untuk terus merawat dan mengembangkan pantomim. Gelaran pentas ini menampilkan tiga kelompok sanggar pantomim di DIY, yaitu Sanggar Arsita, Yud’s Dance Mime Teater, dan Imagination Mime.
Setiap kelompok sanggar pantomim yang tampil mementaskan masing-masing tema yang secara umum menceritakan soal lingkungan hidup. Misalnya, Sanggar Arsita yang tampil dengan tajuk Tritirta, di mana menceritakan hubungan antara manusia dan air yang vital. Lalu Yud’s Dance Mime Teater menampilkan pentas bertajuk Udara, sementara Imagination Mime tampil dengan tajuk Tanah.
Kepala Disbud DIY Dian Lakshmi Pratiwi melalui Sekertaris Disbud DIY Cahyo Widayat menyebut ujung tombak pelestarian, pengembangan, dan regenerasi pantomim adalah UPT TBY.
“TBY sebagai laboratorium seni budaya selalu mencoba untuk terus mengembangkan, melestarikan, regenerasi, dan segala bentuk fasilitasi lainnya terhadap pantomim yang merupakan cabang seni budaya,” jelasnya.
Cahyo menyebut TBY tak hanya memfasilitasi, tapi juga berusaha untuk terbuka dan inklusif terhadap kelompok masyarakat manapun untuk dapat berpartisipasi dalam pantomim. “Terutama sahabat-sahabat difabel, kami sangat terbuka dan selalu memfasilitasi dengan baik apa yang dibutuhkan sahabat-sahabat difabel,” terangnya.
Pantomim di DIY, jelas Cahyo, memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan sesuai nilai budaya lokal. “Harpannya akan tumbuh seniman-seniman pantomim dari DIY yang dapat membagakan hingga panggung nasional dan internasional, untuk itu kami terus berkomitmen untuk mewadahi para seniman dan sanggar pantomim agar terus berkembang sember memberikan panggung pentas ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
PSIM kalah 0-1 dari Persebaya. Van Gastel menjelaskan alasan baru melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-85.
Prabowo menegaskan Indonesia kini menjadi eksportir pangan dan menawarkan industrialisasi bersama untuk memperkuat BRICS.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Video CCTV kecelakaan maut Bekonang Sukoharjo memperlihatkan bus menabrak dua motor hingga dua korban satu keluarga meninggal dunia.