Advertisement
Hari Pertama Pembukaan Jalur Zonasi PPDB, Posko Pengaduan Banyak Didatangi Calon Peserta Didik
Sejumlah orang tua calon siswa SMP saat berkonsultasi dengan petugas PPDB. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pendaftaran jalur zonasi wilayah pada PPDB jenjang SMP di Sleman mulai dibuka Senin (19/6/2023). Sejumlah warga mendatangi posko Disik Sleman lantaran Kartu Keluarga (KK) yang dimiliki terbaca belum satu tahun menempati wilayah administrasi tertentu.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Sleman, Dwi Warni Yuliastuti menerangakan pada hari pertama pembukaan pendaftaran SMP di jalur zonasi wilayah, masih ada sejumlah warga yang mendatangi posko PPDB Disdik Sleman untuk berkonsultasi. "Hari ini pantauan lancar, tapi memang ada beberapa masyarakat yang kesini meminta informasi di posko," katanya pada Senin (19/6/2023).
Advertisement
Beberapa di antaranya meminta bantuan dikarenakan adanya data KK tidak sinkron dengan yang ada di sistem. Penyebabnya data KK yang diperbarui dalam kurun waktu belum genap setahun terakhir, akibatnya sistem PPDB tidak bisa membaca pada zonasi yang dituju. Dengan demikian pendaftar masih menggunakan KK dengan data lama.
Padahal dalam ketentuannya, jalur zonasi wilayah diperuntukkan bagi pendaftar penduduk Kabupaten Sleman dengan minimal satu tahun berdomisili dalam wilayah administrasi desa tertentu dari sekolah tujuan.
"KK-nya itu pembaharuan dan sebagainya, sehingga harus dipahamkan. Karena kalau KK-nya bisa aja tambah warga atau keluarga itu kan tercetaknya dari Dukcapil, KK barunya kan terbacanya belum satu tahun. Contoh-contoh seperti ini saja yang kesini [posko]," ungkapnya.
Pada aduan semacam ini, Disdik lantas mengecek dan memverifikasi ulang KK dari calon peserta didik. "Jadi mereka itu sebenarnya hanya pembaharuan KK istilahnya begitu kalau yang saya dengar dari Dukcapil. Hanya kalau secara kasat mata KK-nya terbaca belum satu tahun karena cetakan baru. Sehingga harus kita bantu dari sini untuk istilahnya melakukan pengecekan atau verifikasi ulang KK," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prakiraan Cuaca 26 Maret: Mayoritas Wilayah Indonesia Diguyur Hujan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran, Arus Kendaraan Jogja Tembus 28 Ribu, Malioboro Padat
- Pengunjung Taman Pintar Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran
- Penumpang Bus Palbapang Bantul Turun, Arus Balik Lesu
- Gelangprojo Diperkuat, Kulonprogo-Purworejo Bidik KEK
- Omzet Pedagang Fasyen di Beringharjo Turun 50 Persen Saat Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement







