Claudio Mutzi, Kunci PSS Sleman Redam Sayap PSM Makassar
Claudio Mutzi tampil solid saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia berperan memotong umpan, menutup ruang, dan membantu serangan.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketatnya persaingan siswa terjadi di PPDB SMA jalur zonasi reguler di Sleman. Seluruh kuota zonasi reguler di 17 SMA negeri di Sleman ludes diisi pendaftar.
Di SMAN 1 Minggir misalnya yang berbatasan langsung dengan Kulonprogo. Kuota 132 siswa zonasi reguler di SMAN 1 Minggir telah terisi. Hal serupa terjadi di SMAN 1 Kalasan. Terletak berbatasan dengan Kabupaten Klaten, kuota zonasi reguler sebanyak 174 orang juga habis tak bersisa.
Sementara di Pakem, Kapanewon yang letak wilayahnya dekat dengan Gunung Merapi, juga tak tampak ada kuota yang tersisa. Sebanyak 146 daya tampung disediakan telah terisi oleh para pendaftar dan tak meninggalkan sisa.
Salah satu hal yang patut menjadi sorotan, dari jumlah pendaftar jalur zonasi reguler ialah adanya sejumlah pendaftar yang menggunakan penambahan nilai prestasi untuk mengamankan kursi.
Di SMAN 1 Sleman yang menyiapkan 187 daya tampung zonasi reguler, 11 di antaranya merupakan pendaftar yang mengalami penambahan nilai prestasi.
Di SMAN 1 Depok, 191 daya tampung yang disediakan terisi penuh oleh pendaftar. Dari jumlah tersebut ada 8 pendaftar yang menggunakan penambahan nilai prestasi. Pendaftar dengan penambahan nilai prestasi ini ada di semua sekolah negeri di Sleman. Jumlahnya beragam, paling sedikit satu siswa dan paling banyak 20 siswa.
Selain itu, terpantau ada sejumlah pendaftar dari luar DIY yang ikut memenuhi jalur zonasi reguler. Kebanyakan di antaranya merupakan sekolah yang berbatasan dengan daerah lain.
BACA JUGA: Ujian SIM Dipermasalahkan, Korlantas Akan Studi Banding ke Luar Negeri
Di SMAN 1 Tempel yang berbatasan langsung dengan Magelang, tercatat ada 33 pendaftar yang berasal dari luar DIY. Kuota di sekolah ini juga penuh oleh pendaftar.
Prambanan Juga Penuh
Hal serupa terjadi di SMAN 1 Prambanan. Dari 204 kuota yang terisi penuh, 12 pendaftar berasal dari luar DIY. Sementara di SMAN 1 Ngemplak ada enam siswa dari luar DIY. Selain itu masih ada SMAN 1 Kalasan dan SMAN 1 Cangkringan yang memiliki pendaftar dari luar DIY pada jalur zonasi reguler kali ini.
Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Sleman, Tukiman menerangkan di Sleman kursi-kursi pendaftaran biasanya terisi penuh. Hanya saja, ada beberapa kursi yang kemudian tidak diregistrasi ulang dan menyebabkan slot kosong.
"Kalau tahun lalu itu semuanya penuh, cuma ada yang enggak registrasi ulang kalau tahun yang lalu itu. Sehingga ada yang kosong. Sebetulnya kalau pas pendaftaran semua penuh," jelasnya.
Pada tahun ini, slot kosong PPDB tersebut akan coba diisi kembali lewat tahap pemenuhan daya tampung yang seleksinya juga dilakukan secara daring. "Secara online, jadi terbuka untuk umum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Claudio Mutzi tampil solid saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia berperan memotong umpan, menutup ruang, dan membantu serangan.
Cek harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian Selasa, 20 Oktober 2026, lengkap dengan daftar harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Apple menggelar Pro and Tell pada 28 Oktober 2026. MacBook Pro layar sentuh OLED dan iPad mini OLED dirumorkan meluncur.
Manchester City menghadapi proses banding kasus finansial. Simak kabar usulan pengurangan 80 poin, denda 100 juta pound, dan status sanksi resminya.
Dewa United vs Persijap Jepara berlangsung Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Simak jadwal siaran langsung dan kondisi kedua tim.
Bensin menipis saat berkendara? Manfaatkan Google Maps, Waze, dan layanan Pertamina untuk mencari SPBU serta mengantisipasi kondisi darurat.