Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Polisi menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus prostitusi, di Polresta Sleman, Rabu (5/7/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN–Seorang petugas security ditangkap polisi atas perbuatannya menjadi muncikari prostitusi online di sebuah hotel di jalan Kaliurang, Kapanewon Ngemplak. Ia menjalankan bisnis prostitusinya menggunakan aplikasi Michat.
Wakasatreskrim Polresta Sleman, AKP Eko Hariyanto, menjelaskan pelaku berinisial WDJ, 31, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas security. Adapun perempuan yang bekerja dalam prostitusi tersebut berinisial RA, 20, yang dalam kasus ini ditetapkan sebagai korban.
BACA JUGA: Muncikari Prostitusi Online Asal Kalasan Sleman Ditangkap
Ia menceritakan WDJ sudah tiga bulan menjalankan prostitusi ini. Awalnya ia membuat akun di aplikasi Michat dengan foto RA, dan menawarkan jasa prostitusi dengan tarif Rp300.000. "Dibayar di dalam kamar," ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/7/2023).
Setiap berhasil mendapatkan pelanggan, WDJ mendapat komisi sebesar Rp50.000. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, WDJ kemudian berhasil ditangkap pada 17 Juni 2023 dan saat ini ditahan di Rutan Polresta Sleman.
Sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya uang Rp300.000, ponsel Infinix warna biru dan sejumlah alat kontrasepsi. Atas perbuatannya, WDJ terancam Pasal 296 KUHP dengan hukuman maksimal 1 tahun dan Pasal 506 KUHP dengan hukuman maksimal 3 bulan.
BACA JUGA: Lima Korban Prostitusi Online di Jogja Dijajakan Rp200.000 Sekali Kencan
Kepada wartawan, WDJ mengaku telah mengenal korban dan dirinya yang membuat akun di Michat tersebut, tapi hanya diajak oleh korban. "Saya yang membuat, tapi hanya diajak," ungkapnya.
Adapun tempat yang digunakan untuk prostitusi ini selalu di hotel yang sama. Dalam sehari, ia bisa mendapatkan pelanggan sampai lima orang. "Sehari ga tentu, maksimal lima [pelanggan]," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.