Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi pencurian sepeda motor./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN–ANP, 22, pria warga Godean, Sleman hampir saja mencuri motor milik satpam di sebuah perumahan di Kalurahan Ambarketawang, Gamping. Aksinya digagalkan oleh korban yang berhasil menangkap pelaku sebelum kabur.
Panit Opsnal Reskrim Polsek Gamping, Aiptu MG Sutrisno, menceritakan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (27/6/2023) lalu sekitar pukul 04.15 WIB. Saat itu, korban dan rekannya yang merupakan satpam perumahan memarkir motornya, Honda Vario, di samping Pos Satpam.
Karena dini hari dan sudah biasa, korban meninggalkan kunci kontak motor di dasbor depan motornya. Hal ini rupanya memberi peluang pada pelaku kejahatan yang saat itu melintas di sekitar lokasi.
Beberapa saat kemudian, korban melihat seorang pria yang tak lain adalah ANP, sedang menaiki dan menggeser motor korban. "Saat itu posisi motor sudah on, tapi mesin belum hidup," ujarnya, Rabu (5/7/2023).
BACA JUGA: 5 Kuliner Pasar Kranggan Dekat Tugu Jogja yang Tak Bikin Kantong Jebol
Curiga atas perbuatan pelaku, korban bersama rekannya pun langsung mendatangi dan menangkap ANP sekaligus. Korban pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Gamping untuk penanganan lebih lanjut terhadap pelaku.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui ANP datang ke TKP sendirian. Mengetahui kunci kontak motor korban berada di dasbor depan motor, ANP langsung mengambilnya dan hendak menyalakan motor untuk dibawa kabur.
Adapun ANP diketahui melakukan aksinya dalam kondisi mabuk. "Sebelum melakukan kejahatan berkumpul bersama teman-temannya sekitar 500 meter dari TKP. Jam 04.00 dia keluar sendiri menuju TKP," kata dia.
Saat ini ANP telah ditahan di Rutan Polsek Gamping, Sleman. Atas perbuatannya, ANP disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.