Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Erupsi Gunung Merapi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah guguran lava teramati meluncur ke sisi barat daya dari puncak Gunung Merapi, dalam kurun waktu 9-13 Juli 2023. Awan panas tidak teramati dalam periode pengamatan ini, sementara status Merapi masih Siaga.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menjelaskan dalam sepekan cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut.
Pada minggu ini guguran lava teramati sebanyak 156 kali ke arah barat daya. “Meliputi 152 kali ke hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 2.000 meter, tiga kali ke hulu Kali Boyong sejauh maksimal 800 meter dan 1 kali ke hulu Kali Putih sejauh 1.200 meter,” ujarnya, Jumat (14/7/2023) petang.
Suara guguran terdengar 29 kali dari pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang. Sementara awan panas guguran tidak teramati sama sekali selama sepekan. Analisis morfologi kubah lava dari stasiun kamera Merbabu, Deles5, Tunggularum dan Babadan2, menunjukkan kubah barat daya mengalami sedikit perubahan akibat aktivitas guguran lava.
Baca juga: Warga Singosaren Ubah Bukit Tandus Jadi Destinasi Wisata Baru di Bantul
“Sedangkan untuk kubah tengah tidak teramati perubahan yang signifikan. Berdasarkan foto udara tanggal 24 Juni 2023, volume kubah barat daya terukur sebesar 2.465.900 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.346.500 meter kubik,” katanya.
Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi tercatat 13 kali gempa Vulkanik Dangkal, 44 kali gempa Fase Banyak, tiga kali gempa Frekuensi Rendah, 911 kali gempa Guguran dan delapan kali gempa Tektonik. “Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dari minggu lalu, namun jumlah gempa guguran masih cukup tinggi,” ungkapnya.
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik Merapi bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.