Data Seluruh SPPG di DIY Sudah Diserahkan ke Kejaksaan Agung
Kejati DIY menyelesaikan pendataan seluruh SPPG di wilayah DIY dan menyerahkan hasilnya ke Pidsus Kejaksaan Agung untuk mendukung penanganan perkara yang sedang
Sejumlah warga Kelurahan Keparakan, Mergangsan, Kota Jogja, mengikuti pelatihan sablon di Kelurahan Keparakan, beberapa waktu lalu. – ist/Kelurahan Keparakan
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk meningkatkan peluang usaha bagi warga, Pemerintah Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja, menggelar pelatihan sablon, beberapa waktu lalu.
Lurah Keparakan, Yusup Ahbari mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan untuk mengakomodasi usulan warga dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Pelatihan sablon dipilih untuk memberikan tambahan keterampilan bagi warga yang ingin berwirausaha. Menurutnya, saat ini peluang usaha sablon sangat luas.
Dijelaskan Yusup, proses menyablon juga cukup mudah, sehingga warga Keparakan dapat mempraktikkannya sendiri setelah mengikuti pelatihan.
BACA JUGA: Tak Cuma SPBU, Kafe dan Kos Eksklusif Juga Ditutup karena Langgar Aturan Tanah Kas Desa
“Pelatihan ini dapat membuka peluang usaha sablon yang dapat meningkatkan pendapatan kesejahteraan warga. Selain itu, pelatihan sekaligus untuk membangkitkan kembali usaha sablon milik warga yang beberapa waktu lalu sempat tidak berproduksi,” katanya.
Dalam pelatihan yang digelar selama dua hari, sebanyak 30 warga mengikuti pelatihan dengan antusias. Mereka belajar mengenai berbagai peralatan dan bahan yang diperlukan untuk menyablon, serta cara afdruk screen sablon. “Saya berharap peluang usaha dalam bidang sablon dapat ditangkap warga untuk meningkatkan kesejahteraannya,” kata Yusup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejati DIY menyelesaikan pendataan seluruh SPPG di wilayah DIY dan menyerahkan hasilnya ke Pidsus Kejaksaan Agung untuk mendukung penanganan perkara yang sedang
SMPN 1 Wates mulai menggunakan gedung baru pada tahun ajaran 2026/2027 meski sejumlah fasilitas pendukung masih akan dilengkapi bertahap.
Populasi wereng batang cokelat di Sleman turun sekitar 52 persen setelah pengendalian terpadu. Petani tetap diminta rutin mengawasi sawah.
Ratusan sekolah di Bantul menggelar MPLS 2026 dengan konsep ramah, bebas perpeloncoan, perundungan, dan kekerasan sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
DIY dan Kalimantan Timur menyiapkan program pelestarian budaya Jawa serta pengembangan pariwisata yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Empat remaja diamankan dalam kasus pembacokan pelajar di Sanden, Bantul. Polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.