SPMB SMPN 5 Jogja Membludak, Orang Tua Antre Sejak Pukul 05.00 WIB
Hari pertama SPMB SMPN 5 Jogja dipadati pendaftar. Puluhan orang tua mengantre sejak pukul 05.00 WIB demi mendapat nomor verifikasi lebih awal.
Ilustrasi./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi darurat sampah yang terjadi khususnya di Jogja dan Sleman memaksa Pemda DIY mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan, dengan persoalan sampah yang terjadi, maka Pemda akan mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 dari yang sedianya akan selesai pada awal September 2023, akan dipercepat menjadi akhir Agustus 2023.
"Jadi yang sebelumnya kami siapkan 7 September itu [TPA Piyungan Transisi Tahap 2] dapat dipercepat maju, mungkin bisa jadi akhir Agustus,” katanya.
BACA JUGA: TPST Piyungan Ditutup, DLH Bantul Minta Semua Pihak Introspeksi
Meski begitu, menurut Beny persoalan sampah akan kembali terulang apabila pengelolaan sampah tidak segera dilakukan. Menurutnya diperkirakan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 pun kapasitasnya akan penuh pada Maret 2024. Maka, dia pun berharap teknologi yang dapat mengolah sampah diharapkan sudah dapat digunakan saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari pertama SPMB SMPN 5 Jogja dipadati pendaftar. Puluhan orang tua mengantre sejak pukul 05.00 WIB demi mendapat nomor verifikasi lebih awal.
Kecelakaan maut di Jalan Nagung-Brosot Kulonprogo, pengendara motor tewas setelah terpental ke sungai.
Ekspor kapulaga Indonesia ke China tembus 3.604 ton senilai Rp319 miliar. Permintaan rempah RI terus meningkat di 2026.
Harga emas Antam turun menjadi Rp2.655.000 per gram, buyback Rp2.414.000. Simak rincian harga terbaru.
Kapolri anugerahkan kenaikan pangkat anumerta kepada tiga polisi gugur saat operasi narkoba di Katingan.
Dishub Sleman rampungkan 2 ZoSS dengan anggaran hingga Rp60 juta untuk meningkatkan keselamatan pelajar di jalan.