Galian Drainase Mulai Muncul di Kotagede, Rp6 Miliar Digelontorkan
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Ilustrasi./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi darurat sampah yang terjadi khususnya di Jogja dan Sleman memaksa Pemda DIY mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan, dengan persoalan sampah yang terjadi, maka Pemda akan mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 dari yang sedianya akan selesai pada awal September 2023, akan dipercepat menjadi akhir Agustus 2023.
"Jadi yang sebelumnya kami siapkan 7 September itu [TPA Piyungan Transisi Tahap 2] dapat dipercepat maju, mungkin bisa jadi akhir Agustus,” katanya.
BACA JUGA: TPST Piyungan Ditutup, DLH Bantul Minta Semua Pihak Introspeksi
Meski begitu, menurut Beny persoalan sampah akan kembali terulang apabila pengelolaan sampah tidak segera dilakukan. Menurutnya diperkirakan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 pun kapasitasnya akan penuh pada Maret 2024. Maka, dia pun berharap teknologi yang dapat mengolah sampah diharapkan sudah dapat digunakan saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
DFSK E5 Plus hadir di GIIAS 2026 sebagai SUV PHEV premium dengan jarak tempuh hingga 1.400 km dan telah mengantongi lebih dari 1.100 SPK.
RSUP Dr Sardjito menghentikan stase dokter PPDS EPR usai komentar viral soal pasien BPJS. Rumah sakit menegaskan pasien tersebut bukan pasien Sardjito.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p
DPRD DIY meminta Raperda Pengelolaan Permuseuman melindungi museum rakyat agar tidak terbebani standar museum pemerintah.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.