Rencana Induk Kepariwisataan Jogja 20262045 Jangan Hanya Fokus Jumlah Wisatawan
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Ilustrasi./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi darurat sampah yang terjadi khususnya di Jogja dan Sleman memaksa Pemda DIY mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan, dengan persoalan sampah yang terjadi, maka Pemda akan mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 dari yang sedianya akan selesai pada awal September 2023, akan dipercepat menjadi akhir Agustus 2023.
"Jadi yang sebelumnya kami siapkan 7 September itu [TPA Piyungan Transisi Tahap 2] dapat dipercepat maju, mungkin bisa jadi akhir Agustus,” katanya.
BACA JUGA: TPST Piyungan Ditutup, DLH Bantul Minta Semua Pihak Introspeksi
Meski begitu, menurut Beny persoalan sampah akan kembali terulang apabila pengelolaan sampah tidak segera dilakukan. Menurutnya diperkirakan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 pun kapasitasnya akan penuh pada Maret 2024. Maka, dia pun berharap teknologi yang dapat mengolah sampah diharapkan sudah dapat digunakan saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.