Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Kapolsek Pleret AKP Esti Handayani menunjukan penghargaan sebagai Polsek Ramah Anak Terbaik dari Bupati Bantul di Pendopo Parasamya Bantu, Minggu (30/7/2023)
Harianjogja.com, BANTUL—Kepolisian Sektor (Polsek) Pleret mendapat penghargaan sebagai Polsek Ramah Anak Terbaik dari Bupati Bantul. Polsek Pleret dinilai berhasil mengimplementasikan pelayanan yang ramah anak baik dalam bentuk fasilitas maupun program di lapangan.
Hal itu sesuai dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Bantul, yakni Penanggulangan masalah kesejahteraan sosial secara terpadu, dan pencapaian Bantul sebagai kabupaten layak anak, ramah perempuan, dan difabel.
BACA JUGA: KPK Khilaf dalam Kasus Suap Basarnas, Setara Institute: Marwah KPK Runtuh
Penghargaan ini diserahkan oleh Ibu Forum Ramah Anak Bantul, Emi Masruroh Abdul Halim Muslih dalam acara Puncak Hari Anak nasional Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2023 dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju di Pendopo Prasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Minggu (30/7/2023).
Kapolsek Pleret, AKP Titik Esti Handayani mengatakan anak merupakan masa depan keluarga, bangsa, dan negara sehingga anak wajib diberikan perlindungan dan hak-haknya selayaknya sebagai anak. Dalam mengimplementasikan itu, maka perlu ada fasilitas hak-hak anak di polsek yang dipimpinnya.
Fasilitas tersebut di antaranya adalah adanya ruang laktasi bagi ibu menyusui, ruang bermain anak, ruang khusus penyidikan anak, ruang Ngopi (Ngumpul Karo Polisi) untuk konseling dan ada juga ruang khusus difabel. “Ada juga ruang bagi anak yang berhadapan dengan hukum,” katanya, sesuai menerima penghargaan, Minggu (30/7/2023).
Sementara tiga yang menjadi program inovasi unggulan Polsek Pelret adalah Siji (Sinau Uji SIM) bagi anak-anak yang sudah cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Siji merupakan program Kapolsek Pleret dengan menggandeng Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Bantul dalam menyelenggakan pelatihan bagi pelajar untuk ujian praktek maupun ujian teori dalam penerbitan SIM.
Kemudian Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bagi pelajar. “Program ini memberikan pelatihan bagi pelajar untuk meningkatkan kedisiplinan, serta melatih siswa-siswi dalam hal kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas untuk diterapkan di lingkungan sekolahan,” paparnya.
Selain itu, ada inovasi MBELIK atau Mbangun Desa Intelektual, yakni program beasiswa kuliah bagi warga Pleret. Program tersebut bertujuan membantu pelajar yang kurang mampu untuk melanjutkan program studi ke tingkat yang lebih tinggi. Tahun ini sudah ada enam pelajar Pleret yang mendapatkan beasiswa tersebut yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) atau APMD.
Sementara program lainnya adalah Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang dilakukan di sekolah dan juga di Polsek dengan menyediakan taman lalu lintas mini. Hal tersebut diakui Titik untuk menanamkan kedisiplinan sejak dini sekaligus menumbuhkan kecintaan anak kepada polisi. Adapun ruang Ngopi dilengkapi dengan internet gratis bagi siswa siswi untuk mengerjakan tugas sekolah. “Untuk fasilitas Ngopi kami batasi sampai pukul 20.00 WIB,” tandasnya.
BACA JUGA: Polemik Tersangka Kabasarnas oleh KPK, Ini Komentar Menko Mahfud MD
Sejauh ini bagi perempuan kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 8 Februari 1977 tersebut tidak ada kendala berarti dalam menyediakan fasilitas dan program ramah anak tersebut. Namun memang tidak dipungkiri Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkadang butuh pengarahan. Ia mengaku sejak tugas di Ditlantas Polda DIY dekat dengan anak dan sering memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah.
“Memang kendalanya kita anggota SDM harus benar-benar merangkul anggota untuk bisa menyesuaikan dengan penyidikan anak dan sebagainya,” tandasnya.
Selain Polsek Pleret, ada 26 lembaga, badan, perusahaan, Organisasi Prangkat Daerah (OPD), instansi, kapanewon, rumah ibadah, dan kalurahan yang mendapatkan penghargaan dari Bupati Bantul. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi lembaga lainnya untuk sama-sama berkalaborasi dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Bantul.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pelayanan kepolisian saat ini sudah turut menyesuaikan dengan visi misi Bantul di antaranya Polsek Pleret yang memiliki pelayanan yang ramah anak dan memiliki perhatian lebih pada anak. “Saya berharap ini diikuti polsek lain dan juga lembaga lainnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.