Korsleting Listrik Picu 16 Kebakaran di Jogja, 24 Kasus hingga Juni
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
JJLS Kelok 18 - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai program strategi nasional, progres proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 18 atau Jalan Baru Kretek-Girijati telah sampai pada tahap penandatanganan kontrak. Untuk selanjutnya, pelaksanaan konstruksi akan segera dilakukan.
Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Wahyu Widyantoro menyampaikan penandatanganan kontrak dengan pemenang tender proyek tersebut, PT Waskita Karya (Persero) sejak awal Agustus 2023. “Sudah kontrak pada 2 Agustus 2023 lalu,” katanya, Kamis (10/8/2023).
Diketahui, PT Waskita Karya (Persero) telah memenangkan tender atas proyek tersebut dengan nilai Rp241,03 miliar. Pendanaan atas proyek tersebut seluruhnya dari dana pinjaman Islamic Development Bank (IsDB). Penandatangan kontrak dengan pemenang tender proyek tersebut pun dilakukan setelah dana dari IsDB tersedia.
Setelah penandatanganan kontrak dengan pemenang tender menurut Wahyu, hingga saat ini masih dilakukan tahap administrasi terkait proyek tersebut. Kemudian setelah tahap itu, nantinya menurut Wahyu akan dilakukan tahap sosialisasi terkait pekerjaan konstruksi yang akan dilakukan. “Ya menunggu administrasi dulu, kalau administrasinya lengkap segera dimulai. Biasanya ada sosialisasi dulu,” katanya.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Pengin JJLS Rampung Tahun Ini
Karena itulah, Wahyu belum dapat menyampaikan paket pekerjaan apa yang akan dikerjakan terlebih dahulu dan waktu mulai pelaksanaan pekerjaan tersebut. Meski begitu, Wahyu menyampaikan dalam waktu dekat setelah proses administrasi rampung, maka akan segera dilakukan tahap pekerjaan konstruksi JJLS Kelok 18. “Saya enggak bisa memastikan [selang waktu hingga dimulai pekerjaan konstruksi], karena proses administrasi terkait beberapa pihak,” katanya.
Dia menjelaskan JJLS Kelok 18 nantinya dibangun sepanjang 5,64 km. Sejalan dengan target nasional agar Jalur Pansela di DIY dapat rampung tahun 2024, maka selama tahun 2023-2024 ditargetkan JJLS Kelok 18 dan Jembatan Pandansimo akan rampung. Sementara Jembatan Pandansimo saat ini menurut Wahyu masih dalam tahap persiapan lelang.
Selain itu, menurut Wahyu, tahun 2023 ada juga paket pembangunan yang sedang berjalan yakni pembangunan Jalan Tepus-Jerukwudel II sepanjang 10,925 km. “Harapannya [Jalan Tepus-Jerukwudel II] akhir tahun ini dapat selesai,” katanya.
Saat ini pembangunan fisik Jalan Tepus-Jerukwudel II telah mencapai lebih dari 70,75 persen dengan total nilai kontrak senilai Rp.269,45 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang dimulai Juli 2026. Sekolah berasrama ini ditargetkan menampung sekitar 300 siswa dari keluarga miskin.
Gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu. Sejumlah bangunan rusak, Jembatan Palu III ditutup sementara, namun tidak berpotensi tsunami.
Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko heat stroke pada anak. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kesalahan yang harus dihindari.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak kunjungan wisatawan ke Jogja. Sebanyak 12 destinasi wisata dipantau untuk menjamin keamanan dan kenyamanan.
DPR minta polisi tindak tegas judi berkedok arena anak di Jakarta. 60 orang diamankan, puluhan mesin disita.