Parkir Bus di Eks Menara Kopi Kotabaru Naik Drastis Saat Libur Panjang
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
JJLS Kelok 18 - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai program strategi nasional, progres proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 18 atau Jalan Baru Kretek-Girijati telah sampai pada tahap penandatanganan kontrak. Untuk selanjutnya, pelaksanaan konstruksi akan segera dilakukan.
Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Wahyu Widyantoro menyampaikan penandatanganan kontrak dengan pemenang tender proyek tersebut, PT Waskita Karya (Persero) sejak awal Agustus 2023. “Sudah kontrak pada 2 Agustus 2023 lalu,” katanya, Kamis (10/8/2023).
Diketahui, PT Waskita Karya (Persero) telah memenangkan tender atas proyek tersebut dengan nilai Rp241,03 miliar. Pendanaan atas proyek tersebut seluruhnya dari dana pinjaman Islamic Development Bank (IsDB). Penandatangan kontrak dengan pemenang tender proyek tersebut pun dilakukan setelah dana dari IsDB tersedia.
Setelah penandatanganan kontrak dengan pemenang tender menurut Wahyu, hingga saat ini masih dilakukan tahap administrasi terkait proyek tersebut. Kemudian setelah tahap itu, nantinya menurut Wahyu akan dilakukan tahap sosialisasi terkait pekerjaan konstruksi yang akan dilakukan. “Ya menunggu administrasi dulu, kalau administrasinya lengkap segera dimulai. Biasanya ada sosialisasi dulu,” katanya.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Pengin JJLS Rampung Tahun Ini
Karena itulah, Wahyu belum dapat menyampaikan paket pekerjaan apa yang akan dikerjakan terlebih dahulu dan waktu mulai pelaksanaan pekerjaan tersebut. Meski begitu, Wahyu menyampaikan dalam waktu dekat setelah proses administrasi rampung, maka akan segera dilakukan tahap pekerjaan konstruksi JJLS Kelok 18. “Saya enggak bisa memastikan [selang waktu hingga dimulai pekerjaan konstruksi], karena proses administrasi terkait beberapa pihak,” katanya.
Dia menjelaskan JJLS Kelok 18 nantinya dibangun sepanjang 5,64 km. Sejalan dengan target nasional agar Jalur Pansela di DIY dapat rampung tahun 2024, maka selama tahun 2023-2024 ditargetkan JJLS Kelok 18 dan Jembatan Pandansimo akan rampung. Sementara Jembatan Pandansimo saat ini menurut Wahyu masih dalam tahap persiapan lelang.
Selain itu, menurut Wahyu, tahun 2023 ada juga paket pembangunan yang sedang berjalan yakni pembangunan Jalan Tepus-Jerukwudel II sepanjang 10,925 km. “Harapannya [Jalan Tepus-Jerukwudel II] akhir tahun ini dapat selesai,” katanya.
Saat ini pembangunan fisik Jalan Tepus-Jerukwudel II telah mencapai lebih dari 70,75 persen dengan total nilai kontrak senilai Rp.269,45 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.