Suahasil Gantikan Purbaya, Ekonom UAJY Soroti Fiskal Daerah
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Pramuka.
Harianjogja.com, SLEMAN—Raimuna Nasional XII kembali digelar usai tertunda akibat pandemi. Puluhan kontingen pramuka asal Sleman ikut berangkat ke ajang akbar pramuka nasional ini bersama kontingen DIY lainnya.
Pimpinan Kontingen DIY, Nur Rahmad Hanafi mengungkapkan Raimuna Nasional XII merupakan ajang untuk meningkatkan kualitas anggota pramuka penegak dan pandega se-Indonesia. Raimuna sendiri merupakan pertemuan pramuka penegak dan pramuka pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan okeh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Acara ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali dan tahun ini diselenggarakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur selama 10 hari.
"164 peserta dari DIY akan melaksanakan kegiatan mulai dari pelepasan kontingen pada hari ini 12 Agustus hingga penerimaan kembali di 21 Agustus mendatang. Nantinya akan ada pendamping daerah yang ikut membersamai peserta hingga kegiatan selesai," jelas dia pada Sabtu (12/8/202) di Serambi Masjid Agung Dr. Wahidin Soedirohoesodo.
BACA JUGA : Kirim Ribuan Anggota Pramuka, Ketua Kwarda Jateng Sampaikan 4 Pesan Khusus
Secara rinci, dari 164 kontingen DIY, 36 kontingen berasal Sleman. Sementara Kabupaten Bantul mengirimkan 36 kontingen, Kota Jogjakarta 27 kontingen, Kulonprogo 36 kontingen, 20 orang kontingen asal Gunungkidul dan unsur daerah sebanyak 10 orang.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mendukung pelaksanaan Raimuna Nasional XII tahun 2023. Dia menilai kontingen asal DIY tidak hanya menjadi wakil organisasi pramuka, namun juga menjadi duta daerah. Oleh karenanya, Danang berpesan agar para kontingen dapat menjaga nama baik DIY dengan mengikuti kegiatan secara tertib dan bertanggung jawab.
Para peserta, kata Danang diharapakan mampu memanfaatkan kesempatan Raimuna untuk menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya. Nantinya ilmu yang didapat mampu menjadi bekal untuk mengembangkan diri dan memajukan gerakan kepanduan untuk masyarakat luas.
"Manfaatkan Raimuna Nasional ini untuk meningkatkan kemampuan dan pengembangan diri bagi kemajuan gerakan kepanduan di Kabupaten Sleman maupun masyarakat luas di DIY," katanya.
BACA JUGA : Rencana Pemerintah Kirim 6.000 Warga Jogja ke IKN Tuai Polemik hingga Penolakan
Keikutsertaan kontingen pramuka DIY, khususnya Kabupaten Sleman sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan potensi daerah. Seperti kebudayaan, produk UMKM hingga destinasi wisata. Sehingga diharapkan potensi lokal yang dimiliki Sleman dan DIY dapat semakin dikenal masyarakat luas melalui Raimuna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Simak 5 cara parkir mobil di ruang sempit, mulai dari menentukan posisi awal, menggunakan sensor parkir hingga kamera 360 derajat.
Asra menjaga tradisi sulam kasab Aceh selama lebih dari tiga dekade. Dukungan PNM Mekaar membantu mengembangkan usaha dan memberdayakan warga sekitar.
Cek syarat KIP Kuliah 2026, ketentuan ekonomi, dokumen, cara membuat akun, tahapan pendaftaran, jadwal, hingga lama pemberian bantuan.
Mengenal 5 miliarder termuda dunia 2026. Usianya 21-22 tahun dengan kekayaan miliaran dolar dari WEG, Boehringer Ingelheim, Nexon hingga Delfin.
PSIM Jogja memperbaiki saluran air kamar mandi tribun terbuka Stadion Sultan Agung dari gate 1 hingga 14 demi meningkatkan kenyamanan suporter.