Advertisement
Wow! Danais Rp27 Miliar Bakal Sasar Ratusan Rumah Tak Layak Huni di DIY

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tahun ini, Pemda DIY menyiapkan anggaran lebih dari Rp27 miliar untuk menangani 435 rumah tak layak huni (RTLH) di DIY. Anggaran fantastis itu bersumber dari Dana Keistimewaan.
Paniradya Pati Kaistimewan, DIY Aris Eko Nugroho mengatakan program pembangunan tersebut menyasar RTLH yang berdiri sendiri dan yang terintegrasi. Bagi RTLH yang berdiri sendiri akan dilakukan pembangunan 410 unit rumah, sedangkan bagi RTLH yang terintegrasi akan dilakukan pembangunan terhadap 25 unit rumah.
Advertisement
Untuk RTLH terintegrasi, kata Aris akan dilakukan pembangunan rumah sekaligus fasilitas umum yang mendukung kawasan tempat tinggal tersebut, misalnya pembangunan tempat pengolahan sampah.
“Pelaksanaan RTLH terintegrasi dilakukan Pemda DIY melalui kalurahan. Tahun ini dilakukan di Kalurahan Wukirsari, Karangtengah dan Karangmojo [Kabupaten Bantul],” katanya, Minggu (27/8/2023).
BACA JUGA: Pakai Danais, Ratusan RTLH di DIY Dibangun
Dalam program tersebut menurut Aris RTLH akan dibangun kembali dengan gaya Jogja dengan anggaran Rp.50 juta per rumah.
Adapun, jumlah sasaran program pembangunan RTLH tersebut, diakuinya tahun ini mengalami penambahan daripada tahun lalu. Jika di tahun lalu hanya menyasar 40 unit, tahun ini jumlahnya meningkat jadi 435 unit.
Sayangnya, untuk tahun depan, Aris belum bisa memastikannya lantaran masih akan disesuaikan dengan kondisi keuangan Pemda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Polres Wonogiri Tangkap Guru Silat yang Cabuli 7 Murid Perempuan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
Advertisement
Advertisement