Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pelaku ditangkap petugas polisi setelah menganiaya korban, di jalan Bugisan, Tirtonirmolo, Kasihan, Senin (28/8/2023). /ist Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang penjual martabak di Tirtonormolo, Kasihan, Bantul nekat membacok pedagang warmindo dengan celurit di depan gerobaknya sendiri, Senin (29/8/2023) sore. Akibat kejadian ini korban mengalami sejumlah luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan pelaku pembacokan yakni Tiyo Dwi Septiaji, 25, warga asal Magelang, yang berjualan martabak di jalan Bugisan, Tirtonirmolo, Kasihan. “Polisi sudah menangkap tersangka dan barang bukti celurit,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/8/2023).
Adapun korban dalam kejadian ini adalah Eko Darmanto, 51, warga asal Kuningan. Kejadian ini bermula ketika korban melintas di depan gerobak martabak pelaku pada pukul 17.00 WIB. “Kemudian pelaku langsung menganiaya korban menggunakan senjata tajam jenis celurit,” katanya.
Pembacokan tersebut mengenai lengan tangan kiri dan kanan bagian atas korban, serta bagian kepala belakang, kaki kanan-kiri dan bagian dada. Korban yang berlumuran darah kemudian dilarikan ke rumah sakit PKU Yogyakarta untuk mendapat perawatan.
Berdasarkan pemeriksaan polisi kepada pelaku, diketahui pelaku menganiaya korban karena motif sakit hati. Pelaku mengungkapkan sebelumnya ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang minta makan dan diarahkan ke warmindo oleh pelaku.
“Keterangan dari pelaku, merasa sakit hati yang sebelumnya ada ODGJ minta makan namun diarahkan ke warmindo. Pedagang warmindo [korban] yang mengetahui itu lalu menegur penjual martabak. Diduga adanya kata-kata yang membuat pelaku sakit hati,” ungkapnya.
Dari keterangan pelaku juga disebutkan korban sempat mengancam membunuh pelaku jika mengarahkan ODGJ tersebut ke warmindonya lagi. “Namun itu berdasarkan keterangan awal pelaku. Sampai hari ini pelaku masih dimintai keterangan,” kata dia.
Adapun celurit diketahui sudah disiapkan pelaku di dalam grobak. Namun pelaku beralasan disiapkannya celurit bukan untuk menganiaya korban, melainkan hanya untuk berjaga-jaga jika ada ancaman. “Bagaiman pun pelaku salah menganiaya, apalagi menggunakan sajam jenis celurit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KA Bandara YIA 13 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 13 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.