Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Angka Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di DIY menunjukkan Kabupaten Sleman menjadi sebagai daerah paling rawan saat Pemilu 2024 dengan angka 63,87. Sementara di tingkat nasional, Sleman tercatat sebagai daerah ke-25 paling rawan saat Pemilu 2024 dari total 85 kabupaten/kota se-Indonesia.
Di urutan kedua setelah Sleman adalah Kabupaten Kulonprogo dengan nilai 63,87; disusul oleh Bantul dengan nilai 40,35; kemudian Kota Jogja dengan skor 30,54; dan yang terakhir adalah Gunungkidul dengan skor 29,97.
Untuk itu, Bawaslu Kota Jogja segera bergerak cepat mengantisipasi kerawanan tersebut dengan membentuk Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Sentra Gakkumdu ini melibatkan kepolisian dan kejaksaan untuk bersama-sama mengawasi hingga menindak pelanggaran pemilu.
BACA JUGA: Masuk Wilayah Paling Rawan, Ini Langkah Bawaslu Sleman Jelang Pemilu 2024
Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu DIY, Jantan Putra Bangsa menjelaskan antisipasi kerawanan pemilu juga dilakukan dengan program partisipasi pengawasan.
“Program ini menyasar masyarakat luas, sudah kami gandeng juga kelompok difabel, pemuda, hingga penghobi seperti kelompok badminton. Semua elemen masyarakat kami libatkan dalam pengawasan Pemilu,” jelasnya, Jumat (1/9/2023).
Pengawasan partisipasi yang dilakukan masyarakat, jelas Jantan, penting dilakukan untuk memastikan penyelenggaran hingga peserta pemilu mengikuti aturan yang ada. “Penting sekali partisipasi masyarakat dalam pengawasan ini karena petugas yang ada juga terbatas,” paparnya.
Koordinasi juga akan dilakukan Bawaslu Kota Jogja, lanjut Jantan, dengan berbagai pihak seperti Satpol PP terkait spanduk dan alat peraga kampanye lain. “Semua pihak dengan tugas dan perannya masing-masing akan dilibatkan agar pemilu nanti berjalan sesuai aturan, aman, dan damai,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.