Belum Ada Kasus Influenza Tipe A di Jogja, Puskesmas Diminta Tetap Waspada
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Kompleks Makam Kotagede di Kampung Wisata Purbayan. (Instagram/@kamwispurbayan)
Harianjogja.com, JOGJA–Meski tidak memiliki destinasi wisata alam, Kampung Wisata Purbayan mendapat penghargaan Desa Berkembang Terbaik Kedua dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 oleh Kemenparekraf beberapa waktu lalu.
Pejabat (Pj) Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo menyampaikan Kampung Wisata Purbayan dengan potensi wisata sejarah dan budayanya berhasil mendapatkan penghargaan tersebut. Menurut Singgih, meskipun kampung wisata tersebut tidak memiliki destinasi wisata alam, namun potensi seni dan budaya yang ada berhasil dikembangkan dengan melibatkan masyarakat dan komunitas.
“Kampung wisata akan terus dikembangkan, supaya setiap saat siap untuk dikunjungi dengan berbagai paket atau pilihan wisata dan juga aktivitas yang ditawarkan. Termasuk produk dan potensi ekonomi kreatif dari UMKM di wilayah. Ini akan menambah dan memperkuat daya tarik kampung wisata,” katanya, Rabu (6/9/2023).
Singgih pun mengapresiasi penghargaan yang berhasil diraih Kampung Purbayan. Dia juga berharap Kampung Purbayan dapat menambah daya tarik kampungnya dengan terus menjaga kelestarian kawasan cagar budaya situs peninggalan Kerajaan Mataram. Singgih juga menyarankan agar Kampung Purbayan dapat dapat menawarkan nilai tambah berupa cerita dan pengalaman bagi wisatawan.
BACA JUGA: Rekomendasi 4 Objek Wisata Jogja Gratis, Solusi Piknik Tanggal Tua
Menurut Singgih produk ekonomi kreatif karya UMKM setempat juga dapat dikembangkan sebagai potensi wisata. Menurutnya, produk tersebut selain dapat digunakan sebagai souvenir bagi wisatawan yang berkunjung kesana, namun juga dapat memberikan experience tourism atau pengalaman bagi wisatawan untuk dapat berinteraksi dalam proses produksi produk ekonomi kreatif tersebut.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko menyampaikan pengembangan Kampung Purbayan fokus pada pemberdayaan masyarakat setempat. Menurutnya, berbagai kerjasama dengan kampus dan travel agent dilakukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat setempat dalam menyambut wisatawan.
“Pelatihan tour guide juga peningkatan kompetensi bahasa diselenggarakan, supaya pelayanan yang diberikan semakin baik saat dikunjungi wisatawan lokal juga mancanegara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.