Sebulan, Lansia Gunungkidul Curi Belasan Sepeda di Sleman dan Bantul
Residivis berusia 65 tahun ditangkap setelah mencuri belasan sepeda di Sleman dan Bantul. Polisi menyita 14 sepeda serta menangkap penadah.
Penyerang muda PSS Sleman, Hokky Caraka saat berlaga di skuat Tim Nasional Indonesia U23./Istimewa-PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kembali hadirnya penyerang muda PSS Sleman, Hokky Caraka di skuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 diapresiasi pelatih kepala PSS Sleman, Marian Mihail.
Pria berpaspor Rumania tersebut menolak anggapan kembalinya Hokky ke skuat Garuda Muda lantaran peran dirinya yang sering menurunkan Hokky di sebelas pertama PSS Sleman.
"Sejatinya menurut saya bukan itu, Hokky memang layak untuk bermain di Timnas Indonesia U-23 karena dia adalah pemain muda yang sangat menjanjikan," tegas Mihail seusai memimpin latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Senin (11/9/2023).
Kelayakan Hokky yang disebut Mihail memang sepantasnya masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-23, dibuktikan dengan satu buah gol ke gawang Taiwan dalam laga beberapa waktu lalu. Gol tersebut kata Mihail, menjadi bukti bahwa Hokky menjadi punggawa yang penting dalam permainan.
"Kita bisa melihat dia berhasil mencetak satu gol melawan Taiwan. Itu membuktikan bahwa dia adalah pemain yang penting. Tidak hanya untuk PSS Sleman, tapi juga untuk negara ini," kata dia.
BACA JUGA: Timnas Indonesia U-17 Segera ke Jerman untuk Pemusatan Latihan
Kepada pemain pemilik nomor punggung 20 di Tim Indonesia U-23 itu, Mihail memberikan wejangannya agar tetap bekerja keras dan membumi. "Saya memberikan saran untuk Hokky agar tetap bekerja keras dan tetap membumi," ungkapnya.
"Saya juga meminta Hokky terus berkontribusi kepada tim PSS Sleman untuk membantu meraih hasil yang baik di laga kompetisi musim ini."
Kontribusi Hokky Caraka dan bek tengah PSS asal Lebanon, Jihad Ayoub di timnas masing-masing juga mendapatkan perhatian dari pelatih berusia 67 tahun tersebut. Menurut Mihail, performa keduanya akan menjadi masa depan yang bagus bagi PSS Sleman.
"Saya berharap semoga makin banyak pemain PSS yang menjadi pilar di Tim Nasional. Seperti contohnya Borneo FC Samarinda yang telah menyumbangkan tiga pemainnya ke Timnas Indonesia senior dan empat pemain di Tim Indonesia U-23," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis berusia 65 tahun ditangkap setelah mencuri belasan sepeda di Sleman dan Bantul. Polisi menyita 14 sepeda serta menangkap penadah.
Mohamed Salah berjanji awal baru untuk Mesir usai kalah 2-3 dari Argentina. "Kualifikasi saja tidak cukup," kata Salah. Mesir sempat unggul dua gol. Pesan penuh
Perusahaan kini lebih mengutamakan keterampilan dibanding ijazah. Laporan Coursera 2026 menunjukkan sertifikasi industri menjadi faktor penting untuk mendapatka
Remaja 15 tahun di Bantul yang kerap mencuri sempat bersembunyi di plafon rumah saat dijemput untuk rehabilitasi. Setelah dibujuk, ia akhirnya menjalani pembina
Mario Aji finish ke-13 di practice Moto2 Jerman 2026 dan lolos ke Q2. Kembali setelah absen 5 seri akibat cedera, ia catat 1 menit 23,460 detik. Izan Guevara te
Media Jerman Speedweek puji Veda Ega Pratama usai jadi tercepat di practice Moto3 Jerman 2026. Pebalap Indonesia ini catat 1 menit 25,848 detik, lolos ke Q2.