Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Bantul memadamkan api yang membakar lahan di Kalurahan Argorejo, Sedayu, Jumat (29/9/2023) pagi./ist Pemadam Kebakaran BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Lahan kosong di Bandut Lor, Kalurahan Argorejo, Sedayu, terbakar, Jumat (29/9/2023) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Adapun penyebab kebakaran dikarenakan pembakaran sampah.
Kabid Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Irawan Kurnianto, menjelaskan kebakaran terjadi pukul 08.45 WIB. “Penyebab kebakaran oleh pembakaran sampah,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia mengungkapkan awal mula kejadian ketika ada warga yang membakar sampah plastik dan kemudian ditinggal pergi. “Api lalu merambat di lahan kering, lalu warga lain yang mengetahui kejadian tersebut melaporkan ke Bhabinkabtibmas dan di teruskan ke sektor 4 Sedayu [Pemadam Kebakaran],” katanya.
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 08.58 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar 20 menit kemudian. Ia tidak mendata luasan area yang terbakar, namun menurutnya kebakaran ini termasuk kecil karena bisa dipadamkan cukup dengan satu armada pemadam kebakaran.
BACA JUGA: Tanah SG Seluas 2 Hektare di Pundong Terbakar
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kebakaran ini, karena seluruh objek yang terbakar hanya berupa rumput-rumput kering di lahan kosong. “Jumlah jiwa terdampak dan korban jiwa nihil,” paparnya.
Kapolsek Sedayu, AKP Khabibulloh, menuturkan anggotanya juga mendapat laporan kebakaran dari masyarakat. Di kebakaran tersebut melahap rumput-rumput liar yang mongering saat musim kemarau. “Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan setelah didatangkan satu unit mobil Damkar,” kata dia.
Ia mengibau masyarakat agar selalu waspada terhadap kebakaran lahan, termasuk aktivitas pembakaran sampah yang bisa menjadi faktor kebakaran. “Mengingat saat ini musim kemarau dan rentan terjadi kebakaran lahan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Jembo Cable Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di ajang internasionaL
Gunung Anak Krakatau masih erupsi pada 10 September 2026. Status Level III Siaga, simak data erupsi dan imbauan PVMBG.