Advertisement
Dalam Sepekan Beberapa Remaja Bantul Diduga Akan Terlibat Tawuran, Psikolog: Peran Keluarga Sangat Penting
Ilustrasi tawuran. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Dalam sepekan ada dua kejadian tawuran yang berhasil digagalkan oleh warga Kabupaten Bantul. Tawuran yang melibatkan remaja tersebut, menurut Diana Setiyawati Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) dapat diantisipasi dengan meningkatkan peran keluarga dalam menanggulangi kenakalan remaja.
Baca Juga: Diduga Hendak Tawuran, Belasan Remaja Ditangkap Polisi
Advertisement
Sebelumnya, Minggu (1/10/2023) enam remaja diamankan di Polsek Sewon karena diduga akan terlibat tawuran. Dari enam remaja tersebut, ada dua remaja yang masih berusia 13 tahun. Sebelumnya, Sabtu (30/9/2023) ada dua remaja yang diamankan Polsek Sewon karena diduga akan tawuran. Keduanya berusia 16 dan 17 tahun. Kedua kasus tersebut juga berhasil digagalkan oleh warga setempat.
Menurut Diana keluarga memiliki peran untuk memberikan kasih sayang, penerimaan, penghargaan, dan pengakuan terhadap anak. Menurutnya, sebagian anak yang terlibat dalam kena kenakalan remaja tidak mendapatkan peran tersebut dalam keluarganya, sehingga mereka cenderung akan mencari orang lain yang memberikan pengakuan untuk mereka.
Selain itu menurut Diana, hubungan yang erat antara anggota keluarga juga diperlukan untuk menanggulangi kenakalan remaja. Hubungan yang erat menurutnya akan membuat anak memiliki nilai yang sesuai dengan nilai keluarganya. Dengan begitu, anak dapat membedakan mana yang baik dan buruk.
“Anak itu harus keluar rumah dengan perasaan dicintai apa adanya dirumah. Selain itu anak memiliki relationship yang baik dengan orang-orang di rumah. Kalau perasaan itu full, dia merasakan hal itu, kemanapun dia pergi akan oke. Kalau dia merasa setiap orang mencintainya bersyarat, dimanapun dia akan berusaha mencari orang-orang yang akan mengakui dan mencintai dia,” katanya melalui telepon, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Enam Remaja Digelandang Warga saat Hendak Tawuran, Ternyata Pelajar Sekolah Ini
Karena itu menurut Diana, keluarga perlu mempererat hubungan antar anggota keluarga agar tercipta Menurutnya hubungan keluarga yang erat, maka diharapkan anak dapat memiliki nilai sesuai yang diajarkan tiap keluarga. Sehingga ketika anak bersosialisasi dengan lingkungan yang lebih luas, dia dapat membedakan mana yang baik dan tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Demo Ricuh di Kantor Gubernur Kaltim Dibubarkan, Massa Lempar Batu
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Ribuan Ikan Mati di Sungai Belik Pandes, Tercemar Limbah IPAL
- Listrik Padam di Sleman, Sejumlah Wilayah Terdampak
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
- Rayakan Kartini di Jogja! Ada Konser Royal Orchestra dan Harmoni
- DPRD Dorong Perluasan WFH ASN Kota Jogja untuk Hemat BBM
Advertisement
Advertisement





