Kejar Target BPHTB Rp400 Miliar, Sleman Fasilitasi Sertifikasi Tanah
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Manajer Kebun Orchard Wanadelima, Joko Triyono, sedang menunjukkan lahan tanaman anggur di Orchard Wanadelima, Padukuhan Pendem, Sidomuloyo, Pengasih pada Selasa (10/10/2023). /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Civitas akademik Universitas Gajah Mada (UGM) dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) lakukan penanaman perdana di Orchard Wanadelima, Padukuhan Pendem, Sidomuloyo, Pengasih, Kulonprogo. Orchard Wanadelima merupakan taman buah yang sedang dirancang menjadi pusat agroedu-wisata terbesar di Kabupaten Kulonprogo.
Manajer Kebun Orchard Wanadelima, Joko Triyono, mengatakan bahwa penanaman perdana di orchard Wandelima telah dilakukan pada Minggu (8/10/2023). Tanaman yang pertama kali ditanam adalah tanaman anggur. Pasalnya, anggur akan menjadi produk utama orchard Wanadelima yang ditawarkan kepada masyarakat.
BACA JUGA : Asyik! Bakal Ada Taman Buah Terbesar di Kulonprogo
“Anggur di sini ada jenis sansekerta, gosbi, dan jenis lain yang punya nilai jual tinggi,” kata Joko ditemui di orchard Wanadelima, Selasa (10/10/2023).
Joko menambahkan pengembangan orchard Wanadelima mempunyai tujuan pemberdayaan masyarakat. Selain pekerja, taman buah tersebut akan mendorong ekonomi kerakyatan yang akan tumbuh di sekitarnya.
Dia menjelaskan pembangunan market atau pasar dari orchard Wanadelima akan menyasar pengunjung dan pasar-pasar sekitar di Kulonprogo. Joko mengaku tidak terlalu khawatir terkait pasar. Menurut dia, saat ini justru banyak masyarakat yang kembali ke pola hidup sehat dengan makan buah-buahan. Gerakan back to nature menjadikan landasan bagi pengembangan orchard Wanadelima.
Guru Besar dalam Bidang Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak UGM, Profesor Bambang Suwignyo, mengatakan bahwa wisata berbasis agro telah menjadi tren selama lima tahun terakhir.
“Dalam konteks pengembangan agro itu kita membicarakan sampling produksi. Bisa juga mengenalkan tanaman kepada masyarakat dan jelas edukasi dengan sasaran pelajar. Bagaimanapun kita ini negara agraris. Pelajar perlu mengenal buah yang mereka makan, gimana produksinya,” kata Bambang.
Bambang menegaskan orchard Wanadelima akan berbeda dengan kebun buah Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul. Di orchard tersebut akan ditanam banyak jenis tanaman buah dan tanaman spesifik seperti alfalfa.
Peneliti BRIN, Profesor Widyatmoko, mengatakan orchard Wanadelima juga menjadi bentuk pemberdayaan warga sekitar. “Kita tahu warga sekitar juga masih tergolong miskin. Kami ingin hasil orchard juga bermanfaat bagi warga sekitar. Ketika panen raya misalnya, kami ajak warga membuat lapak di sekitar situ,” kata Widyatmoko.
BACA JUGA : Alumni UGM dan Pemkab Kulonprogo Kembangkan Pusat
Widyatmoko yang juga anggota Koperasi Wandelima berharap orchard Wanadelima dapat menjadi percontohan bagi budidaya buah-buahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.