KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Sampah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Sempat beredar di Instagram Merapi Uncover unggah seseorang yang memperlihatkan banyak sampah di Sungai Code, Sewon, Bantul.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho menyampaikan saat ini dengan adanya pembatasan pembuangan sampah yang berlaku, maka terjadi pembuangan sampah sembarangan di beberapa tempat.
“Jadi memang saat ini situasi sampah memang sedang dalam kondisi yang tidak optimal. Ada pembatasan pembuangan sampah, sehingga pelayanan menjadi tidak optimal baik yang dilakukan pemerintah atau swasta. Mungkin tidak hanya di sungai, tetapi juga di jalan,” katanya, Jumat (13/10/2023).
Dia pun meminta seluruh pihak dapat bersinergi untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bantul. Dia pun mengajak masyarakat untuk turut mengolah sampahnya masing-masing dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita bersama-sama mengatasi permasalahan ini, ya masyarakat, semua pihak mengatasi sampah dari sumber. Marilah bersama semampu kita memilah, apa pun yang bisa dilakukan, mengolah yang bisa diolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.