BPBD Jogja Imbau Waspadai Bediding, Suhu Bisa Turun hingga 19 Derajat
BPBD Kota Jogja meningkatkan kesiapsiagaan musim kemarau 2026 dan mengimbau warga mewaspadai fenomena bediding serta risiko ISPA hingga kebakaran.
Sampah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Sempat beredar di Instagram Merapi Uncover unggah seseorang yang memperlihatkan banyak sampah di Sungai Code, Sewon, Bantul.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho menyampaikan saat ini dengan adanya pembatasan pembuangan sampah yang berlaku, maka terjadi pembuangan sampah sembarangan di beberapa tempat.
“Jadi memang saat ini situasi sampah memang sedang dalam kondisi yang tidak optimal. Ada pembatasan pembuangan sampah, sehingga pelayanan menjadi tidak optimal baik yang dilakukan pemerintah atau swasta. Mungkin tidak hanya di sungai, tetapi juga di jalan,” katanya, Jumat (13/10/2023).
Dia pun meminta seluruh pihak dapat bersinergi untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bantul. Dia pun mengajak masyarakat untuk turut mengolah sampahnya masing-masing dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita bersama-sama mengatasi permasalahan ini, ya masyarakat, semua pihak mengatasi sampah dari sumber. Marilah bersama semampu kita memilah, apa pun yang bisa dilakukan, mengolah yang bisa diolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Kota Jogja meningkatkan kesiapsiagaan musim kemarau 2026 dan mengimbau warga mewaspadai fenomena bediding serta risiko ISPA hingga kebakaran.
Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat.
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Kejagung menegaskan status Febrie Adriansyah tetap tersangka meski menerbitkan tiga sprindik baru terkait dugaan korupsi dan TPPU.
Menkop Ferry Juliantoro merespons isu pengadaan kipas angin Kopdes Merah Putih senilai Rp1,8 triliun dalam rapat bersama Komisi VI DPR.