Advertisement
Beasiswa Pendidikan Jadi Komitmen Pemda DIY Dorong Terbentuknya Generasi Emas
Anggota DPRD DIY, Yoserizal (tengah) saat berbicara dalam sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Balai Serba Guna Gatak, Bantul, Rabu (18/10). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Advertisement
JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY bersama DPRD DIY menyosialisasikan Beasiswa Pendidikan Menengah di Balai Serba Guna Gatak, Pangkah, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, Rabu (18/10/2023).
Beasiswa tersebut merupakan bantuan pendidikan yang dapat diakses peserta didik jenjang SMA/SMK sederajat dari keluarga tidak mampu yang tengah menempuh pendidikan di DIY atau pun yang putus sekolah.
Advertisement
“Pemberian beasiswa tersebut untuk menjamin keberlangsungan belajar bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu atau keluarga miskin dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pendidikan khusus dan pendidikan menengah,” kata Kepala Seksi SMA Disdikpora DIY, Supartini, Rabu.
Beasiswa Pendidikan Menengah tersebut, kata Supartini, terdiri dari Kartu Cerdas, Jaminan Kelangsungan Pendidikan dan Beasiswa Retrieval.
Untuk Beasiswa Kartu Cerdas sasarannya adalah peserta didik jenjang SMA/SMK yang merupakan penduduk DIY dan berasal dari keluarga yang kurang mampu yang tengah menempuh pendidikan menengah di DIY.
Adapun, Jaminan Kelangsungan Pendidikan sasarannya adalah alumni SMA/SMK swasta di DIY yang masih memiliki kekurangan biaya administrasi sekolah dan merupakan penduduk DIY yang berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Kemudian Beasiswa Retrieval sasarannya adalah lulusan SMP/MTs yang tidak melanjutkan atau peserta didik SMA/SMK yang mengalami drop out.
Supartini menjelaskan, untuk tahun ini Beasiswa Kartu Cerdas menyasar 14.500 peserta didik dengan masing-masing peserta didik mendapatkan Rp1,5 juta per tahun.
Sementara Jaminan Kelangsungan Pendidikan menyasar 600 peserta didik dengan alokasi maksimal Rp4 juta per orang yang disesuaikan dengan jumlah tagihan.
Kemudian untuk Beasiswa Retrieval menyasar 200 peserta didik dengan anggaran Rp3 juta per orang per tahun. “Jadi, kami mengimbau agar masyarakat yang tidak mampu pada jenjang sekolah menengah atas dapat mengajukan beasiswa tersebut melalui sekolah, Disdikpora DIY, atau Balai Pendidikan Menengah,” ucap dia.
Saat ini, imbuh Supartini, pendaftaran penerima Beasiswa Retrieval masih dibuka hingga akhir Oktober 2023. “Datanya, [pendaftar Beasiswa Retrieval] yang masuk masih 50 persen. Jadi mungkin melalui sosialisasi ke masyarakat, kami bisa menyebarluaskan informasi mengenai beasiswa retrieval yang masih ada kuota,” katanya.
BACA JUGA: Beasiswa Pendidikan Menengah Terbuka Lebar untuk Pelajar Gunungkidul
Diketahui, penyaluran beasiswa pendidikan menengah atas tersebut didasarkan pada Pergub DIY No.68/2022 tentang Perubahan atas Pergub DIY No.14/2022 tentang Pedoman Pemberian Beasiswa. Selain itu diatur pula dalam Keputusan Kepala Disdikpora DIY No.0441/2023 tertanggal 15 Februari 2023 tentang Juknis Pemberian Beasiswa Kartu Cerdas, Retrieval, serta Jaminan Kelangsungan Pendidikan dan Kewirausahaan Siswa.
Generasi Emas
Anggota DPRD DIY, Yoserizal yang juga hadir dalam sosialisasi itu menyambut baik adanya beasiswa tersebut.
Menurutnya, pelajar di DIY memerlukan beasiswa tersebut untuk menjamin kelangsungan pendidikan di jenjang sekolah menengah atas. “Beasiswa ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Agar pendidikan ke depan jauh lebih baik, salah satu upaya pemerintah adalah dengan memberikan beasiswa seperti ini,” katanya.
Pemberian beasiswa tersebut, kata Yoserizal, merupakan komitmen Pemda DIY dalam menjamin kelangsungan belajar siswa dari keluarga tidak mampu.
Untuk itu, dia pun meminta agar masyarakat yang membutuhkan beasiswa tersebut dapat mengajukannya. “Tentu beasiswa itu ada syarat tertentu yang harus dipenuhi, saya kira penting di masyarakat kita ada keluarga yang tidak mampu, tetapi anaknya mampu. Itu pemerintah harus berikhtiar bagaimana anak didik ini tidak putus sekolah, maka kita usahakan beasiswa itu,” katanya.
Politikus Partai Gerindra DIY itu pun berharap agar pemberian beasiswa tersebut dapat mendukung proses lahirnya generasi Indonesia emas tahun 2045.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






