Pelajar Gunungkidul Didorong Melek Politik dan Pahami Etika Demokrasi
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo memberikan sambutan dalam Visiting Jogja Cycling Tour ke 3 tahun 2023 di Museumku Gerabah Timbul Raharjo, Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Minggu (22/10/2023).(Harian Jogja/Stefani Yulindriani)
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Cycling Tour ke-3 pada 2023. Visiting Jogja Event tersebut diselenggarakan untuk mempromosikan desa wisata di Kabupaten Bantul.
Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo menyampaikan Visiting Jogja Cycling Tour ke-3 merupakan event bersepeda yang berupaya memberikan pengalaman kepada pesepeda untuk merasakan interaksi dengan beberapa desa wisata yang ada di DIY. Dalam penyelenggaraannya kali ini, pesepeda dapat menikmati pengalaman berinteraksi dengan Desa Wisata Jamu Kiringan dan Desa Wisata Gerabah Kasongan di Bantul.
Menurut Singgih, desa wisata di DIY memiliki beragam potensi yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas. Potensi yang ada di desa wisata merupakan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata tersebut. Menurutnya, potensi yang ada di desa wisata tidak hanya potensi alam atau budayanya, namun saat ini telah merambah hingga produk ekonomi kreatif (ekraf) yang ada di desa tersebut.
Dia mencontohkan potensi produk jamu dan gerabah yang ada di dua desa wisata tersebut. “Potensi yang ada tidak hanya potensi budaya maupun alam, tetapi produk budaya UMKM itu sendiri,” katanya saat ditemui di Museumku Gerabah Timbul Raharjo, Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan, Minggu (22/10/2023).
Singgih menilai promosi desa wisata dengan konsep experience tourism atau memberikan pengalaman kepada wisatawan untuk berinteraksi dengan destinasi wisata yang dikunjungi cukup efektif menarik wisatawan.
“Ini lebih mengena. Karena bisa diterangkan siapa yang membuat, bagaimana membuatnya, dengan diterangkan [wisatawan] lebih tahu. Mereka lebih mengenal pembuatan jamu, misalnya,” katanya.
Experience tourism yang diterapkan memberikan nilai tambah bagi promosi potensi wisata yang ada di desa wisata. Dengan berinteraksi dengan desa wisata, menurut Singgih wisatawan dapat mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang mendalam mengenai desa wisata tersebut. Konsep tersebut akan mengarah pada terwujudnya quality tourism atau pariwisata berkualitas yang hendak diusung Dispar DIY dalam mempromosikan wisata di DIY.
“Karena sebetulnya kalau bicara quality tourism lebih menekankan pada pengalaman mereka. Experience ini yang bisa bercerita, keramah-tamahan di desa wisata, produknya sangat bagus misalnya,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Kia PV7 resmi debut di IAA Transportation 2026. Van listrik ini punya kargo hingga 8 m³, muatan 1.200 kg dan pengisian 800 volt.
VAR gol Haaland di derby Manchester bermasalah. Pro Ref memarkir Matt Donohue dan Blake Antrobus setelah kesalahan pemeriksaan.
Jay Idzes cedera saat Sassuolo vs Juventus. Kondisinya belum pasti jelang Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa bikin netizen penasaran lewat caption “Udah siap belum?” setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.