Pria Bersenjata Parang Ngamuk di Pleret Bantul, Satu Warga Terluka
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
JJLS Kelok 18 - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan jalan di kawasan Pantai Selatan Jawa (Pansela) atau populer disebut Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Kretek-Girijati di Gunungkidul dan Bantul saat ini sudah saling terhubung.
Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY menyebutkan kini pengerjaan yang tengah berlangsung dengan proyek yang biasa disebut Kelok 18 itu yakni membersihkan ruas jalan penghubung di kedua sisi sepanjang 5,6 kilometer.
Koordinator Lapangan JJLS Satker PJN DIY, Wahyu Widyantoro menjelaskan pihaknya kini sedang mengerjakan pembersihan untuk penyiapan badan jalan untuk akses masuknya alat berat. Pengerjaan dilakukan di sepanjang jalur yang dilewati mulai dari bawah di area Kretek, Parangtritis, Bantul sampai ke arah Girijati, Gunungkidul. "Hampir semua ya, sudah persiapan clearing untuk persiapan jalan masuknya dan lalu lintas kendaraan alat berat," katanya, Rabu (25/10/2023).
BACA JUGA: Update Terbaru Proyek JJLS Kelok 18: Memasuki Tahap Land Clearing dan Pemagaran
Wahyu menjelaskan, kedua wilayah itu kini telah terhubung lantaran pengerjaan dilangsungkan sekaligus antara sisi atas dan bawah jalur proyek. Hanya saja pihaknya sedikit terkendala dengan areal medan yang berkontur bukit dan jurang.
"Iya, jadi kerjanya dua sisi dari bawah dan atas. Tetap sesuai dengan perencanaan. Targetnya bertahap ya, medannya kan bukit dan jurang, jadi dari bawah atas dan selanjutnya galian-galian yang tinggi," katanya.
Menurut Wahyu, seluruh akses belum terbuka sepenuhnya. Pihaknya juga memperhitungkan proses pengerjaan agar tetap sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Selanjutnya proses penggalian di sepanjang jalur akan dikerjakan.
"Ini kan baru aksesnya belum terbuka clear ya, jadi perhitungan juga prosesnya detail agar bagaimana bisa dicocokin. Pastinya untuk land clearing ini kan sudah tembus, dilanjutkan dengan galian saja," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Mahasiswa UGM menjalankan KKN di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, dengan program digitalisasi desa, pengembangan wisata, dan olahan sirup mangrove.
Dosen UMY mengungkap penyebab masyarakat sulit menabung. Gaya hidup konsumtif, minim target keuangan, dan lemahnya dana darurat menjadi faktor utama.
Gempa magnitudo 4,4 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah. BMKG mencatat sudah terjadi 1.374 gempa susulan pascagempa M 6,7.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
UMY naik 42 peringkat di QS WUR 2027 berkat jaringan riset internasional yang melonjak 92 persen dan menjadi kampus Islam terbaik di Indonesia.