PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Pakar Andrologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof. Dicky Moch Rizal dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Fisiologi pada Kamis (26/10/2023) di Balai Senat UGM.(Istimewa/UGM)
Harianjogja.com, SLEMAN—Kualitas sperma dapat ditentukan banyak hal, misalnya gaya hidup, pola makan hingga perubahan zaman saat terjadi pandemic Covid-19. Bagaimana apa yang harus dilakukan supaya kualitas sperma tetap terjaga? Simak informasi ini
Pakar Andrologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof. Dicky Moch Rizal menyampaikan kesehatan fisik pria sangat memengaruhi kondisi sistem reproduksinya. Sejumlah penelitian diberbagai negara telah membuktikan hal tersebut.
"Terdapat beragam kondisi yang memengaruhi fisiologi pembentukan sperma. Salah satunya, pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu mengakibatkan banyak terjadi kasus gangguan sperma baik penurunan produksi ataupun kerusakan sperma," kata Dicky saat menyampaikan pidatonya yang berjudul Fisiologi Sistem Reproduksi sebagai Jendela Informasi Kesehatan Pria saat dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Fisiologi di Balai Senat UGM, pada Kamis (26/10/2024).
Baca Juga: Warna Air Mani Bisa Jadi Petunjuk Kualitas Kesehatan Seorang Pria
Perubahan gaya hidup, lanjut Dicky dapat memunculkan berbagai macam persoalan kesehatan termasuk juga terjadinya gangguan produksi sperma. Misalnya, kebiasaan merokok akan mengakibatkan kerusakan jaringan testis, kebiasaan minum alkohol, gangguan tidur, olahraga berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap fungsi testis baik produksi sperma maupun melalui gangguan hormon reproduksi.
Baca Juga: Kualitas Sperma Menurun? Kenali Penyebabnya
Selain itu perubahan pola makan yang berakibat pada terjadinya gangguan metabolisme berupa diabetes mellitus dan obesitas mengakibatkan terganggunya fisiologi testis. Sebagai akibat dari kondisi ini, produksi sperma akan mengalami penurunan dan kerusakan, serta dapat menyebabkan penurunan pada kadar hormon testosterone.
Kondisi ini dapat diperberat dengan adanya perilaku sedenter seperti kurangnya olahraga, merokok, stres dan kebiasaan minum alkohol. Selain itu, pada kondisi diabetes dan obesitas dapat terjadi peningkatan kerusakan sperma atau fragmentasi DNA sperma.
"Pendekatan fisiologi untuk melakukan aktivitas fisik, memperbaiki Body Mass Index (BMI), manajemen stres, mengelola gangguan metabolisme juga bisa dilakukan untuk menunjang perbaikan fungsi testis, termasuk spermatogenesis," ungkapnya.
Baca Juga: Diet dan Pola Makan Ternyata Pengaruhi Kualitas Sperma
Kondisi fisiologis dari sistem reproduksi sangat diperlukan dalam menjalankan aktivitas pembentukan sperma, produksi testosteron dan seksualitas. Penurunan produksi testosteron dapat menyebabkan terganggunya kesehatan pria karena fungsi testosteron banyak memengaruhi kerja dari sistem organ yang lain.
"Problem sistem reproduksi pria banyak diakibatkan oleh gangguan fungsi sistem organ lain sehingga adanya gangguan fisiologi sistem reproduksi dapat menjadi informasi kondisi kesehatan pria secara umum," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Jasa Raharja dan Jasaraharja Putera telah membayarkan santunan Rp852 juta kepada 14 korban KM Virgo Transport 8 yang teridentifikasi.
Basuki Rakhmat nyalon Lurah Dlingo pada pemilihan lurah 2026. Ia membawa pengalaman pertanian dan ekonomi untuk kesejahteraan warga.