Advertisement
PLN Jogja Salurkan Bantuan Tangki Air Bersih kepada Ribuan Warga Terdampak di DIY
PLN UP3 Yogyakarta melalui program PLN Peduli, menyalurkan sebanyak 230 tangki Air Bersih kepada 2.321 Kepala Keluarga (KK) yang ada di 12 kelurahan Kapanewon Purwosari Kabupaten Gunungkidul, beberapa waktu lalu. Ist - pln
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PLN UP3 Yogyakarta melalui program PLN Peduli, menyalurkan sebanyak 230 tangki Air Bersih kepada 2.321 Kepala Keluarga (KK) yang ada di 12 kelurahan Kapanewon Purwosari Kabupaten Gunungkidul.
Manager UP3 Yogyakarta Adi Dwi Laksono menyampaikan bahwa Program Penyaluran Air Bersih ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-78. Kegiatan ini merupakan respons dari PLN terhadap kondisi cuaca panas yang terjadi di wilayah DIY dan sekitarnya.
Advertisement
"Dan [kegiatab] ini dilakukan di seluruh Wilayah kerja PLN UID Jateng DIY yang masyarakatnya mengalami kekeringan akibat kemarau panjang," katanya melalui siaran persnya, Selasa (31/10/2023).
Selain di Kabupaten Gunungkidul, lanjut Adi, PLN UP3 Yogyakarta juga menyalurkan bantuan air bersih ke Kabupaten Kulonprogo untuk memenuhi kebutuhan air bersih sebanyak 1675 jiwa di Kelurahan Giripurwo Kapanewon Girimulyo.
BACA JUGA: Penanggulangan Kekeringan, BPBD Gunungkidul Tambah 300 Tangki Air
Adi berharap bantuan air bersih yang disalurka bisa mencukupi kebutuhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang."Kami berharap bantuan dropping air bersih ini bisa memenihi kebutuhan masyarakat yang dilanda kekeringan, hingga nanti masuk ke musim penghujan," katanya.
Ketua BPBD Kabupaten Gunungkidul Purwono yang hadir dalam penyerahan simbolis air bersih di Padukuhan Nglegok, Giritirto, Purwosari menyampaikan, bahwa kondisi cuaca panas beberapa minggu terakhir terjadi karena adanya El Nino di Samudera Pasifik. Kondisi tersebut turut memengaruhi waktu turunnya hujan di beberapa daerah.
Dia menjelaskan bahwa musim hujan di Indonesia yang sejatinya turun pada Oktober, ternyata hingga akhir Oktober belum juga turun. "Keadaan ini memengaruhi ketersediaan sumber mata air lokal, terutama di Kabupaten Gunungkidul bagian barat. Dari prediksi BMKG, diperkirakan hujan baru akan turun di November, sedangkan debit air dan jatah dropping air bersih untuk Kapanewon Purwosari mulai menipis," tuturnya.
Bantuan air bersih dari PLN ini, lanjut Purwono dinilai berguna bagi masyarakat di Purwosari dan disambut baik oleh masyarakat. "Untuk itu kami sangat berterimakasih atas bantuan air bersih dari PLN, Kami dalam hal ini menggandeng Tim Reaksi Cepat (TRC) di Kapanewon Purwosari untuk pendistribusian air bersih ini, agar sampai ke masyarakat tepat waktu," kata Purwono.
Asnanta, Dukuh Nglegok Kelurahan Giritirto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PLN atas bantuan air bersih kepada masyarakat di padukuhannya. Ia menuturkan bahwa saat ini 127 KK dan 387 jiwa masyarakatnya memang bergantung pada dropping air bersih dari pemerintah.
"Dengan bantuan ini kami berharap kebutuhan air bersih seluruh Masyarakat Kapanewon Purwosari Gunung Kidul termasuk Pasukuhan Nglegok, bisa terpenuhi," ujar Asnanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement









