Soal MBG dan Risiko Keracunan, Pemkab Gunungkidul Hanya Monitoring
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
Ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Pusat berencana menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak El Nino mulai November. Meski demikian, hingga sekarang Pemkab Gunungkidul belum mendapatkan arahan berkaitan dengan pencairan bantuan ini.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Gunungkidul, Giyanto mengatakan, pencairan BLT El Nino masih sebatas informasi. Pasalnya, hingga sekarang belum ada koordiansi secara resmi membahas pelaksanaan pencairan.
“Informasinya ada pencairan BLT El Nino. Tetapi, belum pernah ada rapat membahas ini. Jadi, kami menunggu instruksi secara resminya seperti apa,” kata Giyanto, Kamis (2/11/2023).
Oleh karenanya, ia belum bisa memastikan terkait dengan jumlah penerima di Gunungkidul. Hal ini juga menyangkut data penerima karena jika mengacu pada program maka bisa menggunakan data registrasi sosial ekonomi.
BACA JUGA: Gunung Merapi Alami Guguran Lava 13 Kali, Jarak Luncur 1,7 Kilometer
Namun di sisi lain, lanjut Giyanto, berdasarkan pemberitaan di media, data yang digunakan berdasarkan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Ya kalau mengacu pada PKH ada sekitar 53.000 keluarga penerima manfaat di Gunungkidul. Tapi, untuk kepastian, kami masih menunggu juknis dari Pemerintah Pusat biar jelas semuanya,” katanya.
Guna mengetahui kepastian program ini, ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pendamping PKH. Namun, juga belum ada kepastian tentang BLT El Nino. “Sebaiknya ditunggu dulu. Mungkin dalam waktu dekat ada informasi jelasnya,” kata Giyanto.
Senada diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Sosial P3A Gunungkidul, Nurudin Araniri. Menurut dia, detail program masih menunggu penjelasan dari Pemerintah Pusat. “Infonya masuk melalui PKH, tapi ditunggu detailnya seperti apa,” kata Udin.
Seperti dikutip dari Bisnis.com jaringan Harianjogja.com, Pemerintah Pusat menyiapkan anggaran Rp7,52 triliun untuk BLT El Nino yang disalurkan November dan Desember. Total ada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat dengan alokasi bantuan Rp200.000 per bulan sehingga yang diterima Rp400.000 per keluarga. Adapun penerima bantuan harus warga Masyarakat miskin dan terdaftar sebagai penerima PKH.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Menperin menyebut insentif kendaraan listrik akan diprioritaskan bagi produk bernilai tambah tinggi dan program mobil serta motor listrik nasional.
Motorola Razr Fold resmi hadir di Indonesia dan Jogja. HP lipat ini dibekali Snapdragon 8 Gen 5, baterai 6.000 mAh, serta kamera DXOMARK Gold Label.
Disnakertrans DIY mencatat 584 pekerja terdampak PHK hingga akhir Mei 2026. Data disebut masih dinamis dan menjadi dasar pemetaan sektor rentan.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.