Sapi 1 Ton Asal Gunungkidul Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta (ketiga kanan) saat berkunjung ke press room wartawan Gunungkidul di kompleks Bangsal Sewokoprojo. Senin (13/11/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta bersama jajaran menyempatkan diri mengunjungi ruang wartawan Gunungkidul di kompleks Bangsal Sewokoprojo, Senin (13/11/2023).
Selain untuk bersilahturahmi, kegiatan itu juga memberikan kesempatan kepada awak media untuk mengkritisi secara terbuka. “Silakan dikritik. Ini saya tekankan sejak awal menjabat, saya terbuka terhadap kritik karena juga menjadi tolok ukur kinerja,” kata Sunaryanta, Senin.
Kritikan ini tidak hanya berlaku pada dirinya sendiri. Namun, juga bagi Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta maupun Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkup pemkab.
“Ini juga menjadi keterbukaan informasi publik. Ya kalau baik, beritakan baik. Tapi kalau buruk maka tidak ada masalah kalau diberitakan apa adanya. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi,” kata pensiunan TNI ini.
Meski demikian, Sunaryanta menggaris bawahi, setiap kritikan yang diberikan harus berdasarkan fakta-fakta dan bukan sebatas asumsi. “Harus ada buktinya dan terpenting ada konfirmasinya untuk keberimbangan pemberitaan. Kaidah jurnalistik harus dipertahankan dalam setiap pemberitaan,” katanya.
Ketua Forum Wartawan Gunungkidul ‘Wisanggeni’, Yusuf Aditya Putratama berterima kasih atas kesediaan Bupati Gunungkidul bersama-sama jajaran untuk berkunjung ke pressroom wartawan. Menurut dia, Wisanggeni berkomitmen untuk membantu dan mengawal proses pembangunan di Bumi Handayani. “Pers adalah salah satu pilar dari demokrasi. Jadi, kami siap menjalankan tugas sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik,” katanya.
Menurut dia, pada saat sekarang banyak oknum yang mengatasnamakan wartawan. Adapun dari cara kerja sangat jauh dari kode etik jurnalistik.
Sebagai contoh, sambung Adit, di lapangan membawa meteran yang dipergunakan mengukur bangunan yang sedang dibangun. “Yang jelas, itu bukan anggota kami. Kami terus mendorong setiap wartawan yang masuk ke paguyuban untuk terus berpengang pada kode etik jurnalistik dan tidak asal dalam membuat pemberitaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.