Advertisement
2 PPK dan 3 PPS di Sleman Mengundurkan Diri
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak dua orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan tiga orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengundurkan diri jelang Pemilu 2024. KPU Sleman mencatat pengunduran itu didasari berbagai alasan.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan ada dua PPK yang mundur dalam kurun waktu tiga pekan terakhir. Satu PPK mengundurkan diri karena diterima menjadi anggota KPU Kabupaten Sleman. Sedankan sisanya mundur karena pekerjaan di luar kota.
Advertisement
"Untuk PPS ada tiga yang mengundurkan diri, karena melahirkan sehingga tidak sanggup untuk melanjutkan ketugasannya sebagai PPS, dan dua diterima bekerja ditempat lain," kata Baehaqi, Rabu (15/11/2023).
BACA JUGA: Kumpulkan 70 PPK, KPU Jogja Pastikan Tahapan Pemilu Berjalan Lancar
Setelah mengundurkan diri, lanjut Baehaqi, pihaknya langsung melakukan proses pergantian antarwaktu (PAW). "Satu PPK dan satu PPS sudah dilakukan PAW. Yang lainnya, satu PPK dan dua PPS sedang ditindaklanjuti dan berproses sesuai prosedur ketentuan yang berlaku," jelas Baehaqi.
Adapun, terkait dengan mekanisme penggantian PPK maupun PPS yang mundur, mereka harus membuat surat pernyataan mengundurkan diri.
Setelah itu, KPU akan melakukan klarifikasi terhadap surat pengunduran dirinya yang diajukan itu. ”Kemudian setelah itu, kami terbitkan SK pemberhentian, kemudian kami proses mekanisme untuk penggantian antarwaktu (PAW), " kata Baehaqi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement






