Diduga Keracunan MBG, Siswa 11 Tahun Dirawat di RSUD Trenggalek
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
Penampilan salah satu kontingen pada Gelar Seni Dolanan Anak diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman di Embung Senja, Tirtoadi, Mlati, Sabtu (18/11/2023). ANTARA/HO-Dinas Kebudayaan Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mendorong pelestarian seni dolanan anak lewat festival bertajuk Gelar Seni Dolanan Anak. Acara ini diadakan Dinas Kebudayaan Sleman di Embung Senja, Tirtoadi, Kapanewon (Kecamatan) Mlati pada 18-19 November 2023.
"Kegiatan ini dibiayai dengan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan DIY dengan pementasan diisi oleh kontingen dari 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman," kata Staf Ahli Bupati Sleman Bidang Pemerintahan dan Hukum Jazim Sumirat saat membuka Gelar Seni Dolanan Anak itu di Sleman, Sabtu (18/11/2023).
Ia berharap, kegiatan dolanan anak seperti ini dapat sering diselenggarakan untuk memfasilitasi anak-anak sekaligus menarik wisatawan dari luar Sleman.
"Efeknya adalah pariwisata Sleman dapat semakin maju yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Saya mengajak masyarakat khususnya dari luar Sleman untuk berkunjung serta menikmati beragam budaya dan kesenian khususnya dolanan anak," katanya.
Selain sebagai tontonan, kata dia, ragam seni dan budaya dalam dolanan anak yang mengandung nilai edukasi, dapat menjadi sarana membangun kepribadian dan karakter anak.
BACA JUGA: Putaran Final Euro 2024, Pekan Ini 4 Negara Lolos, Ini Daftar Lengkapnya
"Dolanan anak diketahui mampu melatih kemampuan motorik dan mendorong anak untuk banyak bersosialisasi dengan rekan sebaya," katanya.
Jazim mengatakan dolanan anak berbeda dengan permainan modern yang mengedepankan individualitas.
Pada era saat ini, kata dia, jarang ajang yang mengapresiasi dolanan anak. "Anak-anak kita lebih menikmati hiburan seni budaya dari luar melalui berbagai kanal media informasi. Ironisnya, seni budaya tersebut justru berdampak negatif bagi tumbuh kembang anak," katanya.
Gelar Seni Dolanan Anak pada hari pertama diisi dengan pementasan dari kontingan Kapanewon Prambanan, Seyegan, Ngemplak, Ngaglik, Cangkringan, Tempel, Kalasan, Berbah, dan Minggir.
Pada Minggu (19/11/2023), kegiatan tersebut menampilkan kontingen dari Kapanewon Depok, Moyudan, Gamping, Turi, Pakem, Godean, Sleman, dan Mlati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang