Video Konvoi Berbahaya Viral, Polres Bantul Amankan 11 Pelajar
Video konvoi motor berbahaya di Dlingo viral. Polres Bantul mengamankan 11 pelajar dan mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan memberikan keterangan kepada wartawan tentang kesiapan personel kepolisian dalam mengamankan Pemilu 2024, Rabu (22/11/2023). (Email)
Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY bakal mengawal pergerakan massa selama tahapan kampanye berlangsung guna mencegah timbulnya gesekan antar pendukung peserta Pemilu. Langkah ini dinilai mampu mewujudkan penyelenggaraan Pemilu di wilayah DIY berjalan aman dan kondusif.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menjelaskan, potensi kerawanan Pemilu diantisipasi dengan upaya-upaya preemtif dan juga preventif. "Preemtif kita imbau dan kita ajak diskusi dan sampaikan dengan baik. Beberapa laskar dan sayap partai yang sudah kami undang kami sudah sampaikan pentingnya menjaga situasi keamanan di Jogja," katanya, Rabu (22/11/2023).
BACA JUGA: Tergiur Harga Cabai Tinggi, Warga Klaten Curi Tanaman Lombok di Sleman
Menurut Kapolda kondisi keamanan dan ketertiban Jogja tidak bisa ditawar-tawat lagi lantaran dampaknya langsung dirasakan sektor investasi dan industri baik itu pariwisata dan juga pendidikan. Oleh karenanya sangat penting menjaga situasi tetap berjalan dengan kondusif meskipun tahapan kampanye yang dinilai rawan berjalan.
"Kemudian tindakan preventif kami ada penjagaan, pengawalan dan patroli. Itu kita lakukan, jadi kami patroli, kami beritahu kita akan patroli semuanya dikasih tahu. Baik itu ke KPU, semuanya kita patroli gudang dan logistik kita patrolikan," katanya.
BACA JUGA: Soal Papua, Ini PR Jokowi kepada Panglima TNI Agus Subiyanto
Polda juga telah menawarkan kepada KPU setempat agar dalam pelaksanaan kampanye yang melibatkan banyak pendukung, Polda DIY siap melaksanakan pengawalan agar tidak menimbulkan insiden negatif.
"Ini kita tawarkan melalui KPU bahwa nanti pergerakan massanya kami kawal saja supaya tidak ketemu antar pendukung. Kita minta KPU jadwal kampanyenya supaya diatur dan tidak sampai bertemu. Itu kita lakukan terus menerus," ucapnya.
Di sisi lain, Suwondo juga memastikan bahwa kesiapan personel kepolisian 100% dalam mengawal Pemilu agar berjalan aman dan nyaman. "Personel yang dikerahkan tergantung tahapannya, kalau sekarang ini yang kita siapkan ada 1.468. Kemudian nanti pada saat kampanye lain lagi untuk berjaga di TPS ada 4.232. Jadi tiap tahapan beda-beda," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video konvoi motor berbahaya di Dlingo viral. Polres Bantul mengamankan 11 pelajar dan mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.